Rosario

“Penghibur yang akan diutus oleh Bapa, Dialah yang mengajarkan segala sesuatu kepadamu.”(04 Mei 2015)

Yohanes (14:21-26)
“Penghibur yang akan diutus oleh Bapa, Dialah yang mengajarkan segala sesuatu kepadamu.”
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku padanya.” Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya, “Tuhan, apakah sebabnya Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” Jawab Yesus, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya, dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Renungan
Kita tentu tidak ingin berpisah dengan seseorang yang membuat hidup kita berarti. Demikian juga para murid yang sadar bahwa kebersamaannya secara fisik dengan Yesus akan segera berakhir. Namun, Yesus menjanjikan Penghibur yang akan tinggal dalam diri mereka, akan mengajarkan dan mengingatkan semua ajaran Yesus.
Paraclete (Penghibur) memiliki arti yang sama dengan advocatus (Latin): pembela, seorang yang selalu ada saat dibutuhkan. Sangat lega rasanya didampingi oleh Pengacara saat terlibat masalah hukum. Kalau pengacara bekerja karena diupah, maka Penghibur karena kasih; kalau pengacara masih mungkin gagal, maka Penghibur memberi jaminan kemenangan bagi pengasih Allah. Penghibur itulah Roh Kudus; wujud kehadiran Yesus yang intim dan personal. Ia bekerja berdasarkan kasih. Oleh sebab itu, Yesus mengajak para murid untuk mengasihi-Nya: memegang dan melakukan perintah-Nya. Barnabas dan Paulus telah mengalami perlindungan dan penyertaan Roh Kudus saat mewartakan Injil dengan gagah perkasa di Listra. Tidak ada yang mustahil bagi orang yang penuh kasih. Kasih akan Kristus Tuhan membuat hidup kita berarti dan bermartabat.
Doa
Allah Bapa pokok sukacita kami, Engkau mempersatukan hati umat beriman untuk mengejar tujuan yang sama. Semoga kami menyayangi perintah-Mu dan merindukan njanji-Mu, agar di tengah kesibukan dunia ini, hati kami tetap terpikat pada sukacita sejati. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Sumber : www.renunganpagi.blogspot.com
Gereja Katolik St. Athanasius Agung

Berita Paroki 03 Mei 2015

Screen Shot 2014-06-23 at 9.00.34 PMHARI MINGGU PASKAH V
3 Mei 2015

PERAYAAN EKARISTI MINGGU 9 dan 10 Mei 2015

Misa Petugas – petugas
Sabtu sore Koor          :  Jatingaleh I
Pemazmur  :  Monika
Tatib          :  St. Maria Fatima – Jangli I
Lektor        :
Prodiakon   :  B. Murdani Ari Setiawan, MM. Sri Rahayu Kongi, A. Darko ,
L. Dewi E. Ramali, Y. Wusarno, F. Isdri Djanamaja,
FX. Edy Purwanto, L. Sri Udari, F. Buntaran, A. Suharyanto
Minggu pagi
Ø Misa I Dirigen       :  Wulan
Pemazmur  :  Lucky
Tatib          :  St. St. Maria Ratu Rosari – Jangli II
Lektor        :
Prodiakon   :  FX. Subagyo, M. Nini Moeljati, Th. Haryanti, Fl. Sunardi,
Evasene Martins, B. Soebiyanto Sardjono, MI. Budianti H.
Ø Misa II Koor          :  SD Don Bosco
Pemazmur  :  Tessa
Tatib          :  St. Maria Goretti – Jangli III
Lektor        :
Prodiakon   :  A. Widyo Purwoko, FX. Tjiptoprajitno, FX. Adi Kusasih,
C. Mudji Suwarti, A. Hijrah Airudin, A. Eko Wahono,
Ig. Bambang Suko Priyono, Th. Masinah Widodo,
D. Sawilan, F. Tri Wahyuni, N. Supriyono, Y. Gianto Sutrisno
Minggu Sore Koor          :  Karangrejo Selatan
Pemazmur  :  Christin
Tatib          :  St. Maria Mater Dei –   Jangli IV
Lektor        :
Prodiakon   :  Ig. Soedjimin, JG. Dwi Hananto, St. Purnomo H., A. Ekawati
GB. Devi Wardojo, MF. Nieke Haryanti, V. Pramadini PU.,
A. Tri Susilaningsih, M. Sunarto, F. Koesbiyantono,
Penghias Altar Paramenta dibantu lingkungan Darmojuwono – Sumurboto
Mohon perhatian bapak / ibu ketua lingkungan
    1. KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN
      Kursus Persiapan Perkawinan Paroki Karangpanas akan diadakan hari Rabu, Kamis dan Jum’at, tanggal 20, 21 dan 22 Mei, pukul 17.30 – 21.00, bertempat di aula paroki.
      Menyerahkan pasfoto berdampingan 4 x 6 = 1 lembar (tidak boleh pakai kaos).
      Biaya kursus Rp 100.000,- (à konsumsi Rp 70.000,- à buku panduan Rp 30.000,-).
    2. FESTIVAL PADUAN SUARA VI
      Dalam rangka Festival Paduan Suara VI yang akan diadakan pada bulan Oktober di gereja Katedral, tim kerja Paduan Suara mohon bapak / ibu ketua lingkungan mengirimkan perwakilannya.
      –   Kategori anak (PIA) usia 8 – 12 tahun. Latihan dan audisi diadakan hari Minggu, 3 Mei, pukul 09.30, di kapel.
      –   Kategori dewasa latihan perdana diadakan hari Minggu, 3 Mei, pukul 19.30, di kapel. Audisi akan dilaksanakan setelah beberapa kali latihan.
      CP  Rosa 085.740.680.620
    3. PENGGALANGAN DANA WILAYAH JANGLI
      Minggu depan, tanggal 8 – 9 Mei akan diadakan penggalangan dana untuk Kapel Nasaret – wilayah Jangli. Partisipasi seluruh umat sangat diharapkan.
    4. PENGGALANGAN DANA PAROKI SOMOHITAN
      Dalam rangka HUT Paroki Somohitan akan mengadakan penggalangan dana pada hari Sabtu – Minggu, tanggal 16 – 17 Mei dengan cara menjual salak pondoh dengan harga     Rp 15.000,- / per-kantong @ 2 kg.
    5. RAT 2015
      Seluruh anggota CU Hangesti Mulyo diharap hadir dalam RAT pada hari Minggu, 3 Mei, pukul 10.00 – 13.00, di aula St. Athanasius Agung.
      Acara : Pertanggungjawaban pengurus dan pengarahan dari rama paroki.
      Pengumuman ini berlaku sebagai undangan.
    6. SULAM PITA
      Tim kerja PSE akan mengadakan pelatihan sulam pita mulai hari Selasa, 5 Mei, pukul 16.00. Bagi yang berminat diharap segera mendaftarkan diri di sekretariat paroki.
    7. PERSONAL SPIRITUAL DISCOVERY
      Para alumni Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) se-paroki Karangpanas diundang untuk mengikuti pengajaran PERSONAL SPIRITUAL DISCOVERY di gereja St. Athanasius Agung, dengan ketentukan sbb. :
      – Pengajaran diadakan setiap hari Rabu, 18.00 – 20.30
      – Pengajaran diadakan dalam 12 kali pertemuan
      – Pengajaran akan diawali dengan Ekaristi Kudus pada hari, 6 Mei 2015
      – Tidak dikenakan biaya
      Pendaftaran  Bp. Matius Misriyanto  –    081.228.344.143
      Sekretariat Paroki        –    8312.595, 850.5288
    8. SEMINAR PENDIDIKAN KARAKTER
      Akan diadakan seminar pendidikan karakter besok hari sabtu, 9 Mei, pukul 08.00 12.00,bertempat di aula SMA Don Bosco. Kontribusi @ Rp 50.000,-
      Tema : Pendidikan Karakter Tanggung Jawab Siapa?
      CP Ibu Dyah – 0817.451.003   atau   bp. Sunaryo – 0815.750.645.99
    9. KATEKESE PERSIAPAN PERKAWINAN
      Komisi Keluarga Kevikepan Semarang (‘ 081.664.7300) akan mengadakan KPP Week-End bersama Rm. Ignatius Supriyatno, MSF bertempat di wisma Nasaret – Sanggung (belakang gereja) pada hari :
      – Sabtu    :   23 Mei,         pukul 08.00 – 21.00 sampai dengan
      – Minggu  :   24 Mei,         pukul 08.00 – 16.00 – peserta menginap. Biaya Rp 500.000,-
    10. SEMINAR LUKA BATIN
      BPK PKK KAS akan mengadakan Retret Penyembuhan Luka Batin pada hari Senin – Kamis, tanggal 25 – 28 Mei, pukul 18.00 – 21.00, bertempat di gedung Sukasari – Katedral.
      CP Lanny 081.390.545.938,   Elsye 081.6488.2829,   Handoko 081.22.500.105
    11. ZIGY – FAMILY INTERNET BROADBAND
      Kalau anak lagi asyik, jangan sampai salah klik.
      Solusi internet aman dengan filter anti pornografi untuk keluarga  www.zigy.net atau ‘ 024-864.55555, 0818.021.55555
    12. ZIARAH OMK SAMBIL REKREASI
      OMK St. Anselmus – Sambiroto akan mengadakan ZOMBI (Ziarah OMK Sambil Rekreasi) pada tanggal 20 – 22 Juni, ke Puh Sarang, BNS Jawa, Museum Angkot dll.Biaya Rp 200.000,-.
      CP  Brandon     085.727.933.651 / 7E58EA33    Wisnu     082.242.227.362 / 74E4C378

LOWONGAN PEKERJAAN DAN LAIN-LAIN

      Dibutuhkan :

 

      –  Dosen tetap  :  S2 Keperawatan, max 40

th

      , tidak terikat pada PT / instansi lain, memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi untuk memajukan STIKES

 

      –  Administrasi :  S1 Akuntansi, belum menikah, max 30

th

      , memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi untuk memajukan STIKES

 

      Ketua STIKES St. Elisabeth, Jl. Kawi 11 SMG (jam kerja 08.00 14.00) ‘ 8412729

 

      Email :

akabeth_semarang@yahoo.com

      ,

sekrertariat@stibeth.ac.id

      Sibuk bekerja tapi ingin kuliah?

 

      BINUS university – gedung Griya Bina Arta lantai 3, Jl. Pemuda 142 Semarang.

 

    Informasi selengkapnya dapat dilihat di papan pengumuman.

 PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman
III

  1. Sdri. Fransiska Widya Putriani dari St. Perawan Maria – Jatingaleh III
    dengan
    Sdr.  Fransiskus Xaverius Richard Widodo dari Paroki St. Yusup – Gedangan.
  1. Sdr. Yulius Stevanus Donald Aji Wirawan dari St. Mikael Saptamarga III Timur
    dengan
    Sdri. Angelina Desty Santami dari Paroki St. Yusup – Gedangan.

Pengumuman II

  1. Sdri. Theodora Dyah Ayu Larasati dari St. Maria Fatima – Jangli I
    dengan
    Sdr.  Albertus Geta Dwiarga dari Paroki St. Maria Fatima – Banyumanik.
  1. Sdri. Odilia Fenny Natalia Endianto dari St. Ursula – Wonotingal
    dengan
    Sdr.  Geraldus Andre Sutanto dari Paroki St. Yusup – Gedangan.
  1. Sdri. IgnasiusTaufan Karya Graha dari St. Maria Fatima – Jangli I
    dengan
    Sdr.  Veronika Kusyani dari Paroki Keluarga Kudus – Atmodirono.

Pengumuman I

  1. Sdri. Valentina Susi Handayani dari St. Fabianus – Karangrejo Selatan II
    dengan
    Sdr.  Yohanes Petrus Welerubun dari Paroki Kristus Raja – Sorong – Papua Barat.
  1. Sdri. Eleonora Fikti Ari Dyah Purwaningsih dari St. Yusuf Pekerja – Karangpanas I
    dng
    Sdr.  Modestus Testa Greta Prasetia dari Paroki St. Paulus Miki – Salatiga.

Saudara yang mengetahui halangannya, wajib segera memberitahu Romo Paroki.

 

HARI RAYA KENAIKAN TUHAN
Kamis, 14 Mei adalah Hari Raya Kenaikan Tuhan.
Jadwal Ekaristi sbb. :
Kamis, misa I,    pukul 05.30 :
Koor           :   Kaliwiru II
Pemazmur      :           Lily
Tatib   :           S. Ignatius – Kalilangse II
Prodiakon   :  F. Hendro Sutanto, R. Iksanto, Y. Sulardo, P. Budi Riyanto, M. Suhesti Hurip P., Th. Dewi Susanti, J. Sri Haryono

Kamis, misa II,   pukul 07.30 :
Koor           :   Gita Surgawi
Pemazmur :   Asti
Tatib          :   Sdt. Domenico Savio – Gombel Permai I
Prodiakon   :  A. Bambang Eko Hardono, A. Mulyatno, A. Winarko, St. Agus Setiawan, Linawati, FX. Budianto Hartono, A. Mukodam, Bruder, A. Anton Soemarto,Tri Haryono, BM. Sri Sulastri, HR. Heri Purwanto

Kamis sore, pukul 17.30        :
Koor           :   Gombel Permai
Pemazmur    :   Widia
Tatib             :   St. Yusuf Maria – Karangpanas II
Prodiakon   :  MM. Hapsari, B. Setyo Anggoro, Ag. Djoko Budi Santoso, Philipus Nadut, Ari Tyas Purnomo, P. Kadiyo, FX. Suroko, St. Hadi Wiranu, Y. Sumarwoto, Rini Utami, Ig. Bambang Sigit Hernowo, V. Linda Kartono

Setengah jam sebelum Ekaristi akan diadakan Doa Rosario.

RABU SORE TIDAK ADA EKARISTI.

Prayer

Lakukanlah Doa Pribadi setelah Komuni

Adalah suatu keutamaan yang tepat untuk setiap kali selesai menyambut Komuni Kudus, kita berdoa dan hening secara pribadi. Gunakan utk berdoa sebagai ungkapan syukur pada Kristus yang berkenan menyaturagakan Diri-Nya dlm diri kita. Janganlah kita ngobrol, bergurau atau ber-HP ria.

Roti dari Surga

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. (03 Mei 2015)

Yohanes (15:1-8)
“Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak.”
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Akulah pokok anggur yang benar, dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya, dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya berbuah lebih banyak. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.
Renungan
KOMUNITAS PASKAH

Saulus bertobat menjadi murid Kristus dan berani mengajar dalam nama Tuhan Yesus. Pertobatannya dikarenakan ia melihat Tuhan dan Tuhan berbicara dengannya. Berkat Barnabas, Saulus pun diterima dilindungi oleh para murid yang lain (Kis 9: 26-30)
Masa Paskah adalah masa penuh sukacita bagi orang Katolik, karena kita sadar akan rahmat pertobatan dari Tuhan yang menjadikan kita memiliki semangat hidup yang baru. Kita diundang untuk berani bertobat, mengubah haluan hidup agar lebih dekat Tuhan, menjadi murid Tuhan yang setia. Tanda pertama bahwa kita adalah murid Tuhan yaitu bila kita memiliki pengalaman akan Tuhan. Tuhan menyapa kita dengan cara-Nya yang dahsyat. Kita melihat Tuhan lewat pengalaman bersama orang lain maupun pengalaman pribadi yang unik. Tuhan sanggup mengubah keburukan kita menjadi alat pewarta sabda kasih-Nya seperti Paulus yang berani “mengajar dalam nama Tuhan” (ay. 28). Tanda kedua, bila kita berani hidup dalam komunitas agar kelemahan kita dilengkapi dan kekuatan kita bisa membantu saudara yang lain. Saulus tidak merasa sempurna, maka ia “mencoba menggabungkan diri dengan murid-murid Yesus” (ay. 26) dan “tetap bersama-ama dengan mereka di Yerusalem” (ay. 28).
Rahmat Paskah mengajak kita untuk menikmati indahnya hidup dalam suasana damai dan persaudaraan agar kita tidak merasa terasing atau kesepian. Hanya di dalam komunitaslah insan Katolik mengalami lebih nyata “pertolongan dan penghiburan Roh Kudus” (ay. 31).
Di dalam komunitas yang bersemangat Paskah, orang Katolik diajak untuk saling mengasihi ”dengan perbuatan dan dalam kebenaran” (1Yoh 3:18). Roh Kudus yang kita terima lewat Sakramen Pembaptisan dan Krisma juga dihidupi lewat Sakramen Ekaristi dan tobat menjadikan kita sadar bahwa kita berasal dari kebenaran dan dengan hati tenang kita mengahadapi hidup ini sebagai karunia Tuhan. Tuhan tahu apa yang terbaik bagi kita. Ia tidak mungkin mencelakakan kita. Komunitas menjadi tempat kita memperoleh apa yang terbaik dari Tuhan dan “berbuat apa yang berkenan kepada-Nya” (ay. 22). Keluarga, komunitas rohani dan Gereja paroki harus menjadi tempat kita bertumbuh dan berkembang dalam kasih. Kalau tidak, maka kita patut bertanya. “Mengapa saya tidak mengalami kasih di dalamnya? Apakah saya yang tidak berusaha mencari seperti ajakan Yohanes, ataukah komunitas gerejawi yang kurang menyapa dan mempersatukan?”
Gereja Katolik harus menjadi komunitas Paskah yang menjadikan Tuhan Yesus sebagai pokok anggur yang benar dan Bapa di surga sebagai pengusahanya. Dengan cara seperti ini, kita akan terhindar dari pembentukan sekte yang mengkultuskan individu sebagai Allah. Tidak seorang pun dalam Gereja Katolik boleh menganggap diri lebih daripada Yesus atau bahkan menjadikan dirinya sebagai pusat pemujaan. Yesus bersabda, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya” (Yoh 15:5). Kita selamanya adalah ranting ciptaan-Nya. Insan Katolik harus menjadi Saulus baru yang penuh semangat kasih, ranting yang selalu dibersihkan dan berbuah banyak karena Yesus Sang Kasih tinggal di dalam hati kita dan kita tinggal di dalam Sabda Kebenaran-Nya.
Doa
Allah Bapa Yang Maha Pengasih, dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau telah mencurahkan cinta kasih-Mu sampai sehabis-habisnya kepada kami. Kami mohon, semoga karena cinta kasih-Mu itu, kami semakin menaruh kepercayaan kepada-Mu dan hidup saling mengasihi satu sama lain. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Sumber : www.renunganpagi.blogspot.com
jesus

“Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.”(01 Mei 2015)

Yohanes (14:1-6)
“Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.”
Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku sudah mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke sana untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.” Kata Tomas kepada-Nya, “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?” Kata Yesus kepada-Nya, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan
Salah satu aklamasi umat setelah Injil dibacakan dalam perayaan Ekaristi berbunyi: Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami. Dengan ungkapan itu, umat beriman menyatakan bahwa seluruh sabda Tuhan yang baru saja didengarkan adalah jalan, kebenaran dan hidup. Sabda Tuhan itu bukan hanya menjadi jalan, kebenaran dan hidup, tetapi adalah jalan, kebenaran dan hidup itu sendiri. Mengapa demikian?
Injil hari ini menjelaskan makna aklamasi sesudah Injil tadi. Tuhan Yesus bersabda, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Yesus Kristus sendiri adalah jalan, kebenaran dan hidup itu. Di satu pihak pewartaan Injil mewartakan diri Yesus, hidup-Nya, sabda-Nya, dan perbuatan-Nya. Di lain pihak, pewartaan Injil juga mau menyatakan bahwa Injil itu sendiri adalah Tuhan Yesus Kristus. Artinya, asaat Injil diwartakan, saat itu pula Tuhan Yesus sedang hadir dan bersabda kepada umat-Nya. Dengan demikian, ungkapan pada aklamasi sesudah Injil terutama hendak menunjukkan kehadiran Tuhan Yesus sendiri yang bagi kita adalah jalan, kebenaran dan hidup.
Marilah kita renungkan sikap kita saat mendengarkan pembacaan Injil dalam perayaan Ekaristi. Sikap yang tepat dan diharapkan adalah membuka mata dan telinga hati untuk mendengarkannya dengan penuh keyakinan iman bahwa kini di mimbar Tuhan Yesus sedang hadir dan berbicara kepada umat-Nya, kepadaku.

Doa
Allah Bapa yang mahakuasa, warta gembira-Mu Kautujukan kepada semua orang, dan semua orang hendak Kausatukan menjadi satu umat kesayangan-Mu. Kami mohon, patahkanlah ketegaran hati kami, agar kami layak diterima sebagai umat pilihan-Mu dalam kerajaan-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa. Amin.

Sumber : www.renunganpagi.blogspot.com

roti kehidupan

Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. (30 April 2015)

Yohanes (13:16-20)
“Barangsiapa menerima orang yang Kauutus, ia menerima Aku.”
Dalam perjamuan malam terakhir Yesus membasuh kaki para murid-Nya. Sesudah itu Ia berkata, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya; ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. Aku mengatakannya kepadamu sekarang sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku.”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
Renungan
Pembasuhan kaki terhadap para murid Yesus adalah gambaran bahwa pekerjaan seorang hamba bukan hal yang rendah atau jelek. Yesus mengharapkan agar kita memahaminya. Hanya kalau orang rela menjadi hamba, dia akan mencintai pelayanan. Bila orang masih bermental tuan dan minta dilayani, dia tak akan pernah memahami arti kedatangan Yesus.
Doa
Allah yang berbelas kasih, Putra-Mu telah Kauanugerahkan kepada kami sebagai Juruselamat. Limpahkanlah berkat-Mu atas kami agar tetap setia pada iman akan Dia di saat mengalami tawaran-tawaran dunia yang dapat membuat kami mengingkari Dia dan meninggalkan Gereja-Nya. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Sumber : www.renunganpagi.blogspot.com