Gandum dan Lalang

Tumbuhan yang dipakai dalam perumpamaan ini adalah “gandum”, umumnya Triticum aestivum, dan “lalang”, kemungkinan adalah Lolium temulentum. Lalang ini biasanya tumbuh di pertanahan yang sama dengan gandum dan dianggap sebagai rumput liar. Kedua tumbuhan ini sangat mirip sehingga di sejumlah tempat di dunia, lalang ini disebut sebagai “gandum palsu” (bahasa Inggris: “false wheat”; darnel).  Kemiripan kedua tumbuhan ini terutama di awal pertumbuhan dan mulai berbeda ketika bulir-bulir gandum muncul. Batang berbulir pada L. temulentum lebih kurus dari gandum. Warna gandum menjadi kecoklatan ketika ranum, sedangkan lalang menjadi berwarna hitam.

https://id.wikipedia.org/wiki/Perumpamaan_lalang_di_antara_gandum

Catatan Nama Botani (botanical name)

Banyak yang mengira lalang adalah ilalang atau alang-alang. Namun alang-alang tidak berbiji seperti gandum.
Lalang atau dalam bahasa Inggris Tares adalah Lolium temulentum dalam nama botani nya.
Sedangkan nama botani alang-alang adalah Imperata cylindrica, yg bijinya berbulu dan diterbangkan angin

Posted in Arsip Homili, Inspirasi Iman, Katekese Iman Katolik, Renungan, Teks Misa and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *