Bersukacitalah

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Nabi bersukacita karena Allah berkenan menyatakan karya keselamatan-Nya (Bacaan I – Yesaya)
  2. Allah menghendaki setiap orang selalu mengalami sukacita (Bacaan II – 1 Tesalonika)
  3. Yohanes Pembaptis adalah saksi yang diutus Allah untuk mengundang orang bertobat, sehingga mampu mengalami sukacita atas karya keselamatan Allah. (Bacaan Injil – Yohanes)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Menurutku, apa artinya sukacita?
  3. Apakah aku sudah bersukacita? Apa buktinya?
  4. Apa usahaku agar bisa selalu mengalami sukacita?

Katekismus Gereja Katolik
Yohanes: Perintis, Nabi, dan Pembaptis
717      “Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes” (Yoh 1:6). Yohanes “dipenuhi dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya” (Luk 1:15), yaitu oleh Kristus sendiri, yang sebelumnya telah diterima Perawan Maria dari Roh Kudus. Maka “kunjungan” Maria kepada Elisabet menjadi kunjungan Tuhan sendiri kepada umat-Nya (Luk 1:68).

718      Yohanes adalah “Elia” yang harus datang. Api Roh Kudus menyala di dalamnya, dan mendorongnya menjadi “perintis” yang berjalan mendahului Dia, yang sedang datang. Dalam Yohanes, sang perintis, Roh Kudus menyelesaikan karya-Nya, “menyiapkan bagi Tuhan satu umat yang layak bagi-Nya” (Luk 1:17).

719      Yohanes itu “lebih daripada nabi” (Luk 7:26). Di dalam dia, Roh Kudus menyelesaikan “tutur sapa-Nya melalui para nabi”. Yohanes adalah yang terakhir dari mata rantai para nabi yang dimulai dengan Elia. Ia mengumumkan bahwa penghibur Israel sudah dekat; ia adalah “suara” penghibur yang akan datang (Yoh 1:23). Sebagaimana kemudian Roh kebenaran, ia pun datang sebagai “saksi untuk memberi kesaksian tentang terang” (Yoh 1:7). Dengan demikian di depan mata Yohanes, Roh memenuhi apa yang dicari para nabi dan dirindukan para malaikat: “Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah… Lihatlah Anak Domba Allah” (Yoh 1:33-36).

720      Dalam diri Yohanes Pembaptis, Roh Kudus memulai dan mempratandai karya yang akan Ia selesaikan bersama dan dalam Kristus yakni pemulihan sifat “serupa dengan Allah” dalam diri manusia. Pembaptisan Yohanes adalah pembaptisan untuk pertobatan; Pembaptisan dalam air dan dalam Roh Kudus akan menghasilkan satu kelahiran baru.

Sharing Iman
www.sabda.org

Dunia menawarkan kesenangan-kesenangan sementara, tetapi Tuhan Yesus menawarkan sukacita yang penuh dan kekal (Yoh 15:11). Kesenangan bergantung pada situasi-situasi tertentu, sedangkan sukacita datang dari dalam dan tidak terpengaruh oleh keadaan lingkungan. Kesenangan dapat selalu berubah-ubah, sedangkan sukacita tak pernah berubah! Kesenangan-kesenangan duniawi sering diikuti dengan depresi. Sukacita sejati berakar dalam Yesus Kristus, yang “tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya” (Ibr 13:8).

Agar selalu dapat menikmati kesenangan, kita harus berupaya masuk dari rangsangan kesenangan yang satu ke kesenangan yang lain sebab kesenangan tidak bersifat permanen. Namun sukacita merupakan kebalikannya. Sukacita adalah anugerah yang kita terima dari Allah. Kesenangan dibangun atas dasar kepentingan pribadi, sedangkan sukacita didasarkan pada pengorbanan diri seseorang. Semakin banyak kita mengejar kepuasan diri, maka akan semakin hampa perasaan kita. Jika kesenangan kecil memberi kegembiraan sementara hari ini, maka dibutuhkan kesenangan dan sensasi yang lebih besar untuk mendapat kegembiraan yang sama besok pagi. Sebaliknya, sukacita didasarkan pada pengorbanan diri kita. Saat kita belajar apa artinya memperhatikan kebutuhan orang lain, maka kita akan menemukan kepenuhan yang lebih besar dalam diri Allah sendiri, yang memenuhi setiap kebutuhan kita. Hanya dengan mencari hal-hal di dalam Kristus, maka Anda dapat menemukan sukacita yang abadi — HGB

Posted in Arsip Homili, Inspirasi Iman, Katekese Iman Katolik, Renungan, Teks Misa and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *