“PANGGILAN PERTOBATAN”

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Nabi Yunus dipanggil dan diutus Allah untuk mewartakan pertobatan kepada orang Niniwe. (Bacaan I – Yunus)
  2. Paulus menasihati jemaat untuk hidup murni dan lepas bebas agar siap menyambut kedatangan Tuhan. (Bacaan II – 1Kor)
  3. Yesus memanggil para murid untuk mewartakan pertobatan. Pertobatan adalah sikap batin yang tepat dalam menyambut datangnya Kerajaan Allah. (Bacaan Injil – Markus)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Apakah aku percaya bahwa Yesus memanggilku untuk mengikuti-Nya? Apa tandanya?
  3. Panggilan Tuhan adalah ajakan untuk bertobat. Dalam hal apa aku perlu bertobat? Pertobatan apa yang akan aku lakukan?

Katekismus Gereja Katolik

1427 Yesus menyerukan supaya bertobat. Seruan ini adalah bagian hakiki dari pewartaan Kerajaan Allah: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”(Mrk 1:15). Di dalam pewartaan Gereja seruan ini ditujukan pertama-tama kepada mereka yang belum mengenal Kristus dan Injil-Nya. Tempat pertobatan yang pertama dan mendasar adalah Sakramen Pembaptisan. Oleh iman akan kabar gembira dan oleh Pembaptisan (Kis 2:38). orang menyangkal yang jahat dan memperoleh keselamatan, yang adalah pengampunan segala dosa dan anugerah hidup baru.

1428 Seruan Yesus untuk bertobat juga dilanjutkan dalam hidup orang-orang Kristen. Pertobatan kedua adalah tugas yang terus-menerus untuk seluruh Gereja; Gereja ini “merangkum pendosa-pendosa dalam pangkuannya sendiri: Oleh karena itu Gereja perlu selalu penyucian dan sekaligus harus dibersihkan, serta terus-menerus menjalankan pertobatan dan pembaharuan” (LG 8). Mengusahakan pertobatan itu bukan perbuatan manusia belaka. Ia adalah usaha “hati yang patah dan remuk” (Mzm 51:19), yang oleh rahmat diyakinkan dan digerakkan (Yoh 6:44; 12:32), untuk menjawab cinta Allah yang berbelaskasihan, yang lebih dahulu mencintai kita (1 Yoh 4:10).

1429 Hal ini dibuktikan pertobatan Petrus sesudah ia menyangkal Gurunya sebanyak tiga kali. Pandangan Yesus yang penuh belas kasihan mencucurkan air mata penyesalan (Luk 22:61) dan sesudah kebangkitan Tuhan, Petrus menjawab “ya” sebanyak tiga kali atas pertanyaan Yesus, apakah ia mencintai-Nya (Yoh 21:15-17). Pertobatan kedua juga memiliki satu dimensi persekutuan. Ini dinyatakan dalam satu seruan yang disampaikan oleh Yesus kepada satu umat secara keseluruhan: “Bertobatlah” (Why 2:5.16). Santo Ambrosius mengatakan tentang dua macam pertobatan; di dalam Gereja ada “air dan air mata: air Pembaptisan dan air mata pertobatan” (ep. 41,12).

Sharing Iman www.sabda.org

Anak Allah tidak hanya dilahirkan di tempat yang tidak layak dan dengan orangtua yang kita anggap tidak layak, tetapi Dia juga memilih para pengikut-Nya di tempat yang tidak layak. Dia tidak mencari murid di sekolah-sekolah agama untuk mendapatkan murid yang terpelajar. Dia tidak mendekati para negarawan yang cakap dan para orator yang terkenal. Sebaliknya, Yesus pergi ke Danau Galilea dan memanggil empat nelayan biasa, yakni Petrus, Andreas, Yakobus, dan Yohanes. “Pilihan yang buruk,” kata sebagian orang. “Orang-orang yang tidak terpelajar. Orang-orang yang keras. Apa mereka tahu bagaimana memulai suatu gerakan yang mendunia? Mereka bahkan takkan mampu mengendalikan orang banyak jika mereka harus melakukannya.”

Kini, atas nama para nelayan di mana pun berada, saya katakan bahwa mereka sebenarnya memiliki banyak sifat positif. Mereka adalah orang-orang yang panjang akal, berani, dan sabar. Mereka adalah orang-orang yang membuat rencana dengan hati-hati dan selalu memelihara peralatan kerja mereka. Sifat seperti itu sangat membantu dalam melaksanakan Amanat Agung (Mat 28:19-20), tetapi saya rasa bukan karena itu Yesus memilih orang-orang tersebut. Saya yakin Dia ingin memperlihatkan bagaimana Allah dapat mengubah orang biasa menjadi “penjala manusia” (Mrk 1:16-17).

Pekerjaan Allah sering kali dilakukan oleh orang-orang yang kita anggap tak layak dari tempat yang tak layak pula, yakni seperti Anda dan saya. Untuk mencapai keberhasilan, kita harus mengikuti Dia yang dapat menjadikan kita penjala manusia. Allah memakai orang biasa untuk mengerjakan pekerjaan yang luar biasa. (David Egner)

Warta Paroki 14 Januari 2018

 Warta Paroki
14 Januari 2018

  1. PENANGGALAN LITURGI
    Rabu,    17 Jan.  :  Peringatan St. Antonius, Abas.
  2. Diberitahukan Kepada calon Katekumen Komuni Pertama 2018, para Orangtua, Koordinator Kelompok, dan para Katekese dan Pembekalan bersama oleh Romo Paroki pada hari Minggu, 14 Januari, pukul 09.30, di St. Maria.
  3. Donor Darah akan dilaksanakan hari Minggu, 14 Januari ,pukul 10.00 di aula St. Athanasius. Partisipasi umat sangat diharapkan.
  4. Misa syukur Ibu ibu paguyuban paroki :
    Hari/tgl    :  Senin, 15 Januari 2018
    Pukul       :  17.00 WIB
    Tempat   : Kapel
  5. Dibuka Pendaftaran Wawancara untuk Pelantikan Tahap II bagi calon baptis periode Paskah 2018
    Mulai tanggal 13 s/d 28 Januari 2018 diSekretariat Paroki.
    Syarat        :
    Sudah melaksanakan Pelantikan Tahap I di lingkungan.
    Sudah menyelesaikan katekese selama minimal 8 bulan dan terdokumentasi.
    Wawancara akan di laksanakan awal Februari 2018;undangan akan di sampaikan kepada calon yang memenuhi syarat. Formulir Pendaftaran Baptis dapat di peroleh melalui Pamong Lingkungan.
  6. Rapat Pleno PHB Natal Paroki 2017 mengundang seluruh anggota Panitia Natal 201. Timja Paroki dan dewan harian dalam rapat Pleno terakhir.
    Hari/tgl    :  Senin, 15 Januari 2018
    Pukul       :  19.00 WIB
    Tempat   : Aula Paroki
    Undangan dapat diambil di loker.
  7. Pertemuan Ibu ibu St. Monica :
    Hari/tgl    :  Minggu, 21 Januari 2018
    Pukul       :  Sehabis misa ke – 2
    Akan natalan bersama di Gereja Kristus Raja Ungaran berkumpul di depan kapel.
  8. Kursus Persiapan Perkawinan akan diadakan:
    Hari/tgl       : Senin-Rabu, 22-24 Januari 2018
    Waktu         : Pk 17.30 – 21.00
    Tempat       : Aula St Athanasius.
    Syarat        :
    Mengisi formulir pendaftaran.
    Fotocopy surat Baptis
    Foto berdampingan 4×6 satu lembar
    Biaya Rp.100.000,-
    Untuk pendaftaran silahkan menghubungi sekretariat Paroki.
  9. Baptisan bayi akan dilaksanakan :
    Hari/tgl    :  Minggu, 28 Januari 2018
    Pukul      :  09.00 WIB
    Tempat   :  Kapel
    Syarat    :
    –  Formulir dr ketua lingkungan
    –  Fc. Akta lahir anak (kalau sudah punya)
    –  Fc. Akta Nikah
    –  Fc. Testimonium
    –  Fc. Surat baptis emban baptis (usia max 50 th, HARUS sudah krisma)
    Pembekalan bagi orangtua & wali baptis :
    Hari/tgl    :  Jum’at, 26 Januari 2018
    Pukul      :  18.00 WIB
    Tempat    :  Ruang St. Yusup
  10. Majalah SalamDamai Edisi November sudah terbit dan dapat dibeli pada petugas di depan gereja.
  11. OMK Karangpanas membuka pendaftaran Visualisasi Jalan Salib 2018. Kaum muda yang ingin terlibat dalam Visualisasi Jalan Salib dapat mndaftarkan diri di stand depan gereja atau menghubungi:
    CP : Cossy  Ø WA :085.601.136.389 / mas_cossy
    Helena Ø WA : 085.881.535.953/helenayupita

PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman II

  1. Elisabeth Stella Natalia Wijaya Lingk. St. Petrus Claver – Karanganyar Gunung II
    dengan
    Bambang Kenny Wijaya Paroki St. Yusup – Gedangan.
  2. Florentina Rossita Wulansari Lingk. St. Yoseph – Kalilangse IV
    dengan
    Maximilianus Samudra Mario Kurniawan Paroki St. Yoseph – Onekore.
  3. Madeline Natasha Yuni Wijaya Lingk. St. Lukas – Gombel Permai III
    dengan
    Aaron Dion Pramana Masli Paroki St. Mikael – Semarang Indah.
  4. Veronika Dianita Ariani Lingk. Darmojuwono – Sumurboto
    dengan
    Stephen Susanto Paroki Santa Maria Tak Bercela – Surabaya
  5. Wilibrordus Kevin Adi Rasanto Lingk. St. Petrus Claver – Karanganyar Gunung II
    dengan
    Cecilia Aryanadewi Wignyo Susatro dari Paroki St. Mikael – Semarang
  6. Stephanus Landung Ary Wibowo Lingk. St. Elizabeth – RS St. Elisabeth
    dengan
    Krisna Ira Permatasari Paroki St. Paulus – Sendangguwo.

Pengumuman I

  1. Claudia Delvine Febriani Tan Lingk. St. Aloysius – Bukit Sari
    dengan
    Michael Rheza Setiawan  Paroki St. Agustinus – Purbalinga.

Saudara yang mengetahui halangannya, diwajibkan memberitahu pastor paroki.

“TINGGAL BERSAMA TUHAN”

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Samuel tinggal di Bait Allah dan berproses mengenali panggilan Tuhan dalam hidupnya. (Bacaan I – 1 Samuel)
  2. Allah berkenan tinggal di dalam diri manusia, maka manusia harus senantiasa menjaga kemurnian tubuh dan jiwanya. (Bacaan II – 1 Kor)
  3. Pengalaman para murid mengikuti dan tinggal bersama Yesus menjadikan mereka sebagai pewarta Injil. (Bacaan Injil – Yohanes)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Menurutku, apa arti Yesus: Anak Domba Allah?
  3. Apakah yang aku cari dalam hidup ini?
  4. Apakah aku menemukan Tuhan dalam hidupku? Kapan? Bagaimana caranya?
  5. Apakah aku menyediakan waktu yang cukup untuk tinggal bersama Tuhan dalam doa setiap hari?

Katekismus Gereja Katolik

787 Sejak awal, Yesus membiarkan para murid-Nya mengambil bagian dalam kehidupan-Nya. Ia menyingkapkan bagi mereka misteri Kerajaan Allah dan memberikan mereka bagian dalam perutusan-Nya, dalam kegembiraan-Nya dan dalam kesengsaraan-Nya. Yesus berbicara mengenai hubungan akrab antara Dia dan mereka, yang mengikuti Dia: “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu … Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya” (Yoh 15:4-5). Ia menyatakan satu persekutuan yang penuh rahasia dan real antara tubuh-Nya dan tubuh kita: “Barang siapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia” (Yoh 6:56).

788 Ketika Ia tidak hadir lagi secara kelihatan di tengah murid-murid-Nya, Yesus tidak meninggalkan mereka sebagai yatim piatu. Ia menjanjikan, tinggal beserta mereka sampai akhir zaman, dan mengutus kepada mereka Roh-Nya. Dalam arti tertentu persekutuan dengan Yesus dipererat lagi: “Sebab Ia telah mengumpulkan saudara-saudarinya dari segala bangsa, dan dengan mengurniakan Roh-Nya Ia secara gaib membentuk mereka menjadi Tubuh-Nya” (LG 7).

789 Perbandingan Gereja dengan tubuh menyoroti hubungan yang mesra antara Gereja dan Kristus. Gereja tidak hanya terkumpul di sekeliling-Nya, tetapi dipersatukan di dalam Dia, dalam Tubuh-Nya. Tiga aspek Gereja sebagai Tubuh Kristus perlu ditonjolkan secara khusus: kesatuan semua anggota satu dengan yang lain oleh persatuannya dengan Kristus; Kristus sebagai Kepala Tubuh; Gereja sebagai mempelai Kristus.

Sharing Iman  www.sabda.org

Sebuah pepatah berbunyi, “Meski sederhana, tak ada tempat yang seteduh rumah sendiri.” Namun benarkah kita menginginkan rumah yang sederhana? Tragisnya, masih banyak orang yang tidak punya rumah, walau yang sederhana sekalipun. Hal ini seharusnya membuat kita bersyukur atas rumah yang sudah kita miliki.

Beberapa tahun yang lalu, saya sempat menjalani kehidupan yang menguji keyakinan saya. Selama sepuluh bulan saya harus tinggal di satu ruangan besar yang di dalamnya hanya terdapat benda-benda kebutuhan primer, tak lebih, tak kurang. Sepanjang waktu tersebut Tuhan mengajari saya untuk puas dengan semua itu. Akhirnya saya pun berkeyakinan: “Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun.” Sesungguhnya tempat perteduhan orang kristiani bukanlah rumah yang terbuat dari batu dan adukan semen, melainkan Allah sendiri.

Saya menjadi agak enggan saat tiba waktunya untuk meninggalkan ruangan yang berharga itu dan kembali ke rumah saya sendiri. Namun saya memahami bahwa di mana pun saya tinggal, baik hari ini maupun di masa mendatang, Allah tetaplah tempat perteduhan saya yang sejati untuk selamanya.

Kata-kata berikut terdapat pada papan di luar sebuah gereja di Inggris: “Di mana pun Anda tinggal bukanlah masalah, sepanjang Anda tinggal di tempat yang tepat.” Bila Allah adalah tempat perteduhan Anda, berarti Anda tinggal di tempat yang tepat. Jika Anda tidak puas di tempat Anda berada, percayalah dan bersyukurlah kepada-Nya atas semua yang telah Dia berikan untuk Anda. (JEY)

Warta Paroki 17 Desember 2017

Warta Paroki
17 November 2017

  1. Pendaftaran Komuni Pertama 2018 mulai 02 – 24 Desember 2017. Pendaftaran melalui sekretariat paroki:
    Syarat :
    –  Sudah kelas 4 SD / usia 10 tahun
    –  Sudah di baptis
    –  Surat baptis asli
    –  Fc. Surat nikah orang tua
    –  Formulir dari ketua lingkungan
    –  Apabila pembekalan sudah dilaksanakan 2 kali, tidak diterima lagi peserta susulan .
  2. Baptisan bayi akan dilaksanakan :
    Hari/tgl   : Minggu, 31 Desember 2017
    Pukul     : 09.00 WIB
    Tempat   : Kapel
    Syarat :
    –  Formulir dr ketua lingkungan
    –  Fc. Akta lahir anak (kalau sudah punya)
    –  Fc. Akta Nikah
    –  Fc. Testimonium
    –  Fc. Surat baptis emban baptis (usia max 50 th, HARUS sudah krisma)
    Pembekalan bagi orangtua & wali baptis :
    Hari/tgl    : Jum’at, 29 Desember 2017
    Pukul      : 18.00 WIB
    Tempat    : Ruang St. Yusup
  3. Pertemuan Ibu ibu St. Monica :
    Hari/tgl   :  Minggu, 17 Desember 2017
    Pukul     :  Sehabis misa ke – 2
    Tempat   :  Ruang St. Yusup
  4. Penyegaran Janji Nikah dilaksanakan :
    Hari/tgl : Minggu, 31 Desember 2017
    Pukul   : 17.30 WIB
    Dilanjutkan dengan coffee break di aula.
    Pasutri yang menikah di bulan Desember diharap mengikutinya.
    Pendaftaran melalui sekretariat paroki.
  5. Rekoleksi Keluarga “ Perfect Family & Me”dilaksanakan :
    Hari/tgl    : Minggu , 07 Januari 2018
    Pukul      : 09.30 – 13.00 WIB
    Tempat    : Aula St. Athanasius
    Biaya      : Rp 50.000,- per keluarga (Bapak, Ibu,Anak)
    Fasilitator : Didit Djoko – Vitayanti Wardoyo & Tim
    CP   : Ibu Wida 0878 3226 8509
              Ibu Uli 0822 4235 5335
  6. Majalah SalamDamai Edisi Desember sudah terbit dan dapat dibeli pada petugas di depan gereja.
  7. Bagi putra – putri umat yang hendak memberikan persembahan kado natal kepada “bayi Yesus” pada misa perayaan Natal 2017 diharapkan agar di wujudkan dalam bentuk paket alat tulis, sepatu sekolah atau tas sekolah . Hadiah natal bagi “ bayi Yesus” selanjutnya akan disalurkan ke SMPPL St. YusufMijen, Komunitas Garam, Panti Asuhan Sinar Kasih pada hari Minggu 14 Januari 2018.
  8. KB, TK – SD Pangudi Luhur Don Bosko menerima pendaftaran siswa baru
    KB – TK (024) 8502973
    SD (024) 8319196

PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman III

  1. Fransiskus Xaverius Agus Eko Anselino Lingk. St. Antonius Padua – Jatingaleh IV
    dengan
    Arum Damayanti Susanda dari Candi – Kab. Semarang.
  1. Herman Yosep Ujang Kurniawan dari lingk. St. Paulus Miki – Saptamarga III Barat
    dengan
    Anastasia Krisma Cahyani dari Lingk. St. Maria Fatima – Jangli I.
  1. Fransiscus Ryan Adhitya Darmawan Lingk. St. Stefanus – Griya Bukit Mas
    dengan
    Gabriel Tan Michelle Marcella Kurniawan dari Paroki St. Isidorus  – Sukorejo.

Pengumuman II

  1. Marcilla Agnes Vaninta Rinditia Lingk. St. Fabianus – Karangrejo Selatan II
    dengan
    Lukas Natalis Maturbongs dari Paroki Kristus Raja – Katedral – Sorong.

Saudara yang mengetahui halangannya, diwajibkan memberitahu pastor paroki.

Bersukacitalah

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Nabi bersukacita karena Allah berkenan menyatakan karya keselamatan-Nya (Bacaan I – Yesaya)
  2. Allah menghendaki setiap orang selalu mengalami sukacita (Bacaan II – 1 Tesalonika)
  3. Yohanes Pembaptis adalah saksi yang diutus Allah untuk mengundang orang bertobat, sehingga mampu mengalami sukacita atas karya keselamatan Allah. (Bacaan Injil – Yohanes)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Menurutku, apa artinya sukacita?
  3. Apakah aku sudah bersukacita? Apa buktinya?
  4. Apa usahaku agar bisa selalu mengalami sukacita?

Katekismus Gereja Katolik
Yohanes: Perintis, Nabi, dan Pembaptis
717      “Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes” (Yoh 1:6). Yohanes “dipenuhi dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya” (Luk 1:15), yaitu oleh Kristus sendiri, yang sebelumnya telah diterima Perawan Maria dari Roh Kudus. Maka “kunjungan” Maria kepada Elisabet menjadi kunjungan Tuhan sendiri kepada umat-Nya (Luk 1:68).

718      Yohanes adalah “Elia” yang harus datang. Api Roh Kudus menyala di dalamnya, dan mendorongnya menjadi “perintis” yang berjalan mendahului Dia, yang sedang datang. Dalam Yohanes, sang perintis, Roh Kudus menyelesaikan karya-Nya, “menyiapkan bagi Tuhan satu umat yang layak bagi-Nya” (Luk 1:17).

719      Yohanes itu “lebih daripada nabi” (Luk 7:26). Di dalam dia, Roh Kudus menyelesaikan “tutur sapa-Nya melalui para nabi”. Yohanes adalah yang terakhir dari mata rantai para nabi yang dimulai dengan Elia. Ia mengumumkan bahwa penghibur Israel sudah dekat; ia adalah “suara” penghibur yang akan datang (Yoh 1:23). Sebagaimana kemudian Roh kebenaran, ia pun datang sebagai “saksi untuk memberi kesaksian tentang terang” (Yoh 1:7). Dengan demikian di depan mata Yohanes, Roh memenuhi apa yang dicari para nabi dan dirindukan para malaikat: “Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah… Lihatlah Anak Domba Allah” (Yoh 1:33-36).

720      Dalam diri Yohanes Pembaptis, Roh Kudus memulai dan mempratandai karya yang akan Ia selesaikan bersama dan dalam Kristus yakni pemulihan sifat “serupa dengan Allah” dalam diri manusia. Pembaptisan Yohanes adalah pembaptisan untuk pertobatan; Pembaptisan dalam air dan dalam Roh Kudus akan menghasilkan satu kelahiran baru.

Sharing Iman
www.sabda.org

Dunia menawarkan kesenangan-kesenangan sementara, tetapi Tuhan Yesus menawarkan sukacita yang penuh dan kekal (Yoh 15:11). Kesenangan bergantung pada situasi-situasi tertentu, sedangkan sukacita datang dari dalam dan tidak terpengaruh oleh keadaan lingkungan. Kesenangan dapat selalu berubah-ubah, sedangkan sukacita tak pernah berubah! Kesenangan-kesenangan duniawi sering diikuti dengan depresi. Sukacita sejati berakar dalam Yesus Kristus, yang “tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya” (Ibr 13:8).

Agar selalu dapat menikmati kesenangan, kita harus berupaya masuk dari rangsangan kesenangan yang satu ke kesenangan yang lain sebab kesenangan tidak bersifat permanen. Namun sukacita merupakan kebalikannya. Sukacita adalah anugerah yang kita terima dari Allah. Kesenangan dibangun atas dasar kepentingan pribadi, sedangkan sukacita didasarkan pada pengorbanan diri seseorang. Semakin banyak kita mengejar kepuasan diri, maka akan semakin hampa perasaan kita. Jika kesenangan kecil memberi kegembiraan sementara hari ini, maka dibutuhkan kesenangan dan sensasi yang lebih besar untuk mendapat kegembiraan yang sama besok pagi. Sebaliknya, sukacita didasarkan pada pengorbanan diri kita. Saat kita belajar apa artinya memperhatikan kebutuhan orang lain, maka kita akan menemukan kepenuhan yang lebih besar dalam diri Allah sendiri, yang memenuhi setiap kebutuhan kita. Hanya dengan mencari hal-hal di dalam Kristus, maka Anda dapat menemukan sukacita yang abadi — HGB

Warta Paroki 10 Desember 2017

Warta Paroki
10 November 2017

  1. PENANGGALAN LITURGI
    Rabu, 13 Des. :  Peringatan St. Lusia , Perawan dan Martir.
    Kamis,14 Des. :  Peringatan St. Yohanes dari Salib , Imam dan Pujangga Gereja.
  2. Pendaftaran Komuni Pertama 2018 mulai 02 – 24 Desember 2017. Pendaftaran melalui sekretariat paroki:
    Syarat :
    –  Sudah kelas 4 SD / usia 10 tahun
    –  Sudah di baptis
    –  Surat baptis asli
    –  Fc. Surat nikah orang tua
    –  Formulir dari ketua lingkungan
    –  Apabila pembekalan sudah dilaksanakan 2 kali, tidak diterima lagi peserta susulan
  3. Penerimaan Sakramen Tobat di gereja paroki akan dilaksanakan hari Kamis & Jumat 14 & 15 Desember pukul 17.00. dan akan dilayani oleh 9 orang imam.
  4. Baptisan bayi akan dilaksanakan :
    Hari/tgl : Minggu, 31 Desember 2017
    Pukul    : 09.00 WIB
    Tempat : Kapel
    Syarat :
    –  Formulir dr ketua lingkungan
    –  Fc. Akta lahir anak (kalau sudah punya)
    –  Fc. Akta Nikah
    –  Fc. Testimonium
    –  Fc. Surat baptis emban baptis (usia max 50 th, HARUS sudah krisma)
    Pembekalan bagi orangtua & wali baptis :
    Hari/tgl : Jum’at, 29 Desember 2017
    Pukul    : 18.00 WIB
    Tempat : Ruang St. Yusup
  5. Dalam rangka Galang Dana Hari Anak Misioner, PIA Karangpanas akan menjual kalander 2018 seharga Rp. 30.000,- di stand PIA depan gereja, Mohon partisipasi umat.
    CP : Mega :  089.677.298.768
  6. Majalah SalamDamai Edisi Desember sudah terbit dan dapat dibeli pada petugas di depan gereja.
  7. KB, TK – SD Pangudi Luhur Don Bosko menerima pendaftaran siswa baru
    KB – TK (024) 8502973
    SD (024) 8319196

PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman III

  1. Andreas Agus Susilo dari lingk. St. Maria Fatima – Jangli I
    dengan
    Bernadette Iveline Moerland dari Lingk. St. Maria Goretti – Jangli III.
  1. Anjar Pernama Sidiq dari Tinjomoyo – Semarang
    dengan
    Maria Lourdes Andiane Ann Sugesti dari Lingk. St. Anna Maria – Ksatrian IV.

Pengumuman II

  1. Fransiskus Xaverius Agus Eko Anselino Lingk. St. Antonius Padua – Jatingaleh IV
    dengan
    Arum Damayanti Susanda dari Candi – Kab. Semarang.
  1. Herman Yosep Ujang Kurniawan dari lingk. St. Paulus Miki – Saptamarga III Barat
    dengan
    Anastasia Krisma Cahyani dari Lingk. St. Maria Fatima – Jangli I.

Pengumuman I

  1. Marcilla Agnes Vaninta Rinditia Lingk. St. Fabianus – Karangrejo Selatan II
    dengan
    Lukas Natalis Maturbongs dari Paroki Kristus Raja – Katedral – Sorong.

Saudara yang mengetahui halangannya, diwajibkan memberitahu pastor paroki.

BERITA LELAYU

  1. Bapak Martinus Soemakir (79 th) – suami dari ibu maria Soetijaspoerwati
    – dari lingk. St. Maria Mater Dei – Jangli IV.
    Wafat hari Rabu , tanggal 14 November 2017.

SIAPKANLAH JALAN BAGI TUHAN

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Allah itu setia. Ia menggenapi janji yang telah disampaikannya kepada umat-Nya (Bacaan I – Yesaya)
  2. Di masa penantian kedatangan Allah, jemaat perlu selalu mengusahakan hidup suci dan saleh (Bacaan II – 2 Petrus)
  3. Pertobatan adalah sikap dan tindakan yang paling tepat dalam menyambut kedatangan Tuhan. (Bacaan Injil – Markus)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Apakah aku percaya bahwa Tuhan itu setia serta hadir dan berkarya dalam hidupku?
  3. Apa yang akan aku lakukan secara lebih sungguh-sungguh sebagai bentuk persiapan menyambut kedatangan Tuhan?

Katekismus Gereja Katolik

522 Kedatangan Putera Allah ke dunia adalah satu kejadian yang sekian dahsyat, sehingga Allah hendak mempersiapkannya selama berabad abad. Semua ritus dan kurban, bentuk dan lambang “perjanjian pertama” (Ibr 9:15) diarahkan-Nya kepada Yesus; Ia memberitahukan kedatangan-Nya melalui mulut para nabi, yang susul-menyusul di Israel. Sementara itu Ia menggerakkan dalam hati kaum kafir satu pengertian yang samar-samar mengenai kedatangan ini.
523 Yohanes Pembaptis adalah perintis Tuhan yang langsung; ia diutus untuk menyiapkan jalan bagi-Nya. Sebagai “nabi Allah yang mahatinggi” (Luk 1:76) Ia menonjol di antara semua nabi. Ia adalah yang terakhir dari mereka dan sejak itu Kerajaan Allah diberitakan. Ia sudah bersorak gembira dalam rahim ibunya mengenai kedatangan Kristus dan mendapat kegembiraannya sebagai “sahabat mempelai” (Yoh 3:29), yang ia lukiskan sebagai “Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yoh 1:29). Ia mendahului Yesus “dalam roh dan kuasa Elia” (Luk 1:17) dan memberikan kesaksian untuk Dia melalui khotbahnya, pembaptisan pertobatan, dan akhirnya melalui mati syahidnya.
524 Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias; dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam persiapan yang lama menjelang kedatangan pertama Penebus dan membaharui di dalamnya kerinduan akan kedatangan-Nya yang kedua. Dengan merayakan kelahiran dan mati syahid sang perintis, Gereja menyatukan diri dengan kerinduannya: “la harus makin besar dan aku harus makin kecil” (Yoh 3:30).

Sharing Iman
www.sabda.org
Sebuah koran lokal memuat artikel tentang usaha seorang relawan membantu para pecandu narkoba. Beberapa hari kemudian, koran tersebut menerbitkan sebuah artikel yang menyatakan bahwa relawan yang berusaha membantu para pecandu obat itu sebenarnya sedang berurusan dengan masalah yang seharusnya tidak ada. Itu benar, tetapi tak ada gunanya mengatakan bahwa masalah itu tidak ada-karena kenyataannya benar-benar ada! Memang seharusnya dosa tidak boleh ada. Namun Allah mengantisipasi dosa kita dan mempersiapkan pengurbanan yang sempurna: “Anak Domba yang telah disembelih”, yaitu Yesus Kristus Putera-Nya.
Entah bagaimanapun keadaan yang membawa kita pada Allah, Dia tidak akan mengejek kita yang dengan jujur memohon agar dibebaskan dari dosa dosa yang sangat kita sesali. Pada saat bertobat, kita tidak hanya mengakui kesalahan, tetapi dengan kemauan sendiri berbalik dari dosa dan membuka diri untuk diubahkan oleh kuasa Allah. Pertobatan awal penting untuk memulai hubungan dengan Kristus. Pertobatan setiap hari diperlukan agar kita tetap ada dalam persekutuan yang erat dengan Dia dan bertumbuh secara rohani. Hal-hal ini membawa kita pada pengampunan Allah dan kuasa-Nya yang mengubah hidup kita. Pertobatan manakah yang Anda perlukan hari ini? Jika Anda benar-benar menyesali dosa-dosa Anda, Anda pasti mau melepaskannya.

Warta Paroki 03 Desember 2017

 Warta Paroki
03 Desember  2017

  1. PENANGGALAN LITURGI
    Kamis,  07 Des. :  Peringatan St. Ambrosius , Uskup dan Pujangga Gereja.
    Jum’at, 08 Des. :  Hari Raya St. Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda.
  2. Pameran Kitab Suci Lintas Agama :
    Hari/tgl :  Sabtu – Minggu, 9 – 10 Desember 2017
    Pukul    :  Sabtu pk 09.00 -21.00 WIB (pembukaan) Oleh Bp. Walikota Semarang                                                      Minggu pk 07.00 – 21.00 WIB
    Tempat :  Gedung Sukasari – Katedral
  3. Panitia Hari Besar Paroki 2018 :
    Hari/tgl  : Senin, 4 Desember 2017
    Pukul    : 19.30 WIB
    Tempat : Aula St. Athanasius Agung
    Agenda : Rapat koordinasi Panitia Hari Besar tahun 2018
    Para ketua wilayah Jatingaleh, Karanganyar Gunung, Karangpanas, Karangrejo, Karangrejo Selatan, Ngesrep beserta para ketua lingkungannya diharap hadir dalam pertemuan.
  4. Pertemuan Timja WKRI Ranting Candi Sari :
    Hari/tgl  : Jumat, 8 Desember 2017
    Pukul    : 16.30 WIB
    Tempat : Ruang St. Yusup
  5. Umat di undangan untuk terlibat membantu masyarakat korban banjir, sumbangan berupa barang bisa di kumpulkan di gereja melalui sekretariat paroki. Paling lambat hari Sabtu, 7 Desember , pukul 12.00.
  6. PIA Karangpanas akan mengadakan “Natal Ceria 2017” :
    Hari/tgl  : Minggu, 10 Desember 2017
    Pukul    : 07.30 WIB
    Tempat : Ruang St. Maria
    Bagi anak anak yang mengikuti Sekolah Minggu diharapkan membawa kado seharga Rp. 10.000,-  –  Rp. 20.000,-  yang dibungkus koran berupa barang bukan makanan.
  7. Baptisan bayi akan dilaksanakan :
    Hari/tgl : Minggu, 31 Desember 2017
    Pukul    : 09.00 WIB
    Tempat : Kapel
    Syarat :
    –  Formulir dr ketua lingkungan
    –  Fc. Akta lahir anak (kalau sudah punya)
    –  Fc. Akta Nikah
    –  Fc. Testimonium
    –  Fc. Surat baptis emban baptis (usia max 50 th, HARUS sudah krisma)
    Pembekalan bagi orangtua & wali baptis :
    Hari/tgl : Jum’at, 29 Desember 2017
    Pukul    : 18.00 WIB
    Tempat : Ruang St. Yusup
  8. Dalam rangka Galang Dana Hari Anak Misioner, PIA Karangpanas akan menjual kalander 2018 seharga Rp. 30.000,- di stand PIA depan gereja, Mohon partisipasi umat.
    CP : Mega :  089.677.298.768
  9. OMK Karangpanas mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat karangpanas yang sudah membantu dan mendukung kegiatan “Makrab OMK Karangpanas” dengan menyumbang pakaian bekas layak pakai atau kegiatan galang dana lainnya.
  10. KB, TK – SD Pangudi Luhur Don Bosko menerima pendaftaran siswa baru
    KB – TK (024) 8502973
    SD (024) 8319196

PENGUMUMAN PERKAWINAN
Pengumuman III

  1. Petrus Jeffrey Pradipta Wijana dari lingk. St. Joseph – Kalilangse IV
    dengan
    Maria Setiani Kusuma Dewi dari Paroki St. Mikael – Semarang Indah.
  1. Francisca Hani Puspitanengrum dari lingk. St. Helena – Semeru
    dengan
    Yoseph Hari Supriyanto dari Paroki St. Paulus – Sendangguwo.
  1. Vincentius Riandaru Prasetyo dari lingk. St. Maria Mater Dei – Jangli IV
    dengan
    Yustin Kristin Tandung dari Palopo – Sulawesi Selatan.
  1. Maria de Rosary Happy Satriany Letto dari lingk. St. Theresia Avila – Karangrejo III
    dengan
    Vinsensius Ferreri Daud Guntur Respati Hadi dari Paroki St. Yusup – Gedangan

Pengumuman II

  1. Andreas Agus Susilo dari lingk. St. Maria Fatima – Jangli I
    dengan
    Bernadette Iveline Moerland dari Lingk. St. Maria Goretti – Jangli III.
  1. Anjar Pernama Sidiq dari Tinjomoyo – Semarang
    dengan
    Maria Lourdes Andiane Ann Sugesti dari Lingk. St. Anna Maria – Ksatrian IV.

Pengumuman I

  1. Fransiskus Xaverius Agus Eko Anselino Lingk. St. Antonius Padua – Jatingaleh IV
    dengan
    Arum Damayanti Susanda dari Candi – Kab. Semarang.
  1. Herman Yosep Ujang Kurniawan dari lingk. St. Paulus Miki – Saptamarga III Barat
    dengan
    Anastasia Krisma Cahyani dari Lingk. St. Maria Fatima – Jangli I.

Saudara yang mengetahui halangannya, diwajibkan memberitahu pastor paroki.

BERITA LELAYU

  1. Gregorius Noven Ardianto (4 Hari)  – Anak dari bapak dan ibu Fransiskus Ruli Ardianto – dari lingk. St. Anna – Candi Baru III.  Wafat hari Jumat, tanggal 17 November 2017.

BERJAGA-JAGALAH

Intisari Bacaan Minggu Ini

  1. Nabi Yesaya memohon kepada Allah agar kembali mengasihani umat-Nya (Bacaan I – Yesaya)
  2. Paulus mewartakan Allah yang baik dan setia kepada umat-Nya (Bacaan II – 1 Korintus)
  3. Kita diajak untuk menjadi hamba yang baik, yang selalu siap sedia menyambut kedatangan tuannya, yaitu Tuhan. (Bacaan Injil – Markus)

Bahan Refleksi Pribadi:

  1. Manakah ayat yang mengesan bagiku dalam bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini?
  2. Apa artinya “berjaga-jaga” bagiku?
  3. Dalam hal apa saja aku perlu waspada dan berjaga-jaga?
  4. Apa yang aku lakukan supaya bisa selalu siap dan waspada?

Katekismus Gereja Katolik

2848 Supaya dapat melawan godaan, dibutuhkan satu keputusan hati. “Karena di mana hartamu, di situ juga hatimu. Tidak ada seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan” (Mat 6:21.24). “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Gal 5:25).

Dalam “persetujuan” ini kepada Roh Kudus, Bapa memberi kita kekuatan.

“Percobaan yang kamu alami adalah percobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.

Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Kor 10:13).

2849 Tetapi kemenangan dalam perjuangan yang demikian itu hanyalah mungkin di dalam doa. Yesus mengalahkan penggoda sejak awal (Mat 4:1-11). sampai kepada perjuangan terakhir dalam sakratul maut-Nya (Mat 26:36-44) melalui doa.

Dengan demikian, dalam permohonan ini kepada Bapa kita Kristus mempersatukan kita dengan perjuangan-Nya dan sakratul maut-Nya.

Kita dinasihati dengan sangat, supaya dalam persekutuan dengan Dia, membuat hati kita waspada (Mrk 13:9.23.33-37; 14:38; Luk 12:35-40). Kewaspadaan adalah “penjaga” hati.

Yesus memohon untuk kita kepada Bapa-Nya dengan perkataan: “Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu” (Yoh 17:11). Tanpa henti-hentinya Roh Kudus mengajak kita untuk waspada (1 Kor 16:13; Ko14:2; 1 Tes 5:6; 1 Ptr 5:8).

Dalam godaan terakhir perjuangan kita di dunia ini kesungguhan permohonan ini menjadi nyata; ia meminta ketabahan sampai akhir. “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia yang berjaga-jaga” (Why 16:15).

 

Sharing Iman:
www.sabda.org

Tanggal 26 Februari 1993 sebuah bom yang dahsyat meledak di parkiran bawah tanah World Trade Center di New York. Bom itu menewaskan enam orang dan melukai lebih dari seribu orang.

Peristiwa itu mendorong dilakukannya penyelidikan dan penangkapan terhadap banyak orang.

Namun, hanya sedikit penegak hukum yang mengenali kejadian itu sebagai bagian dari rencana teroris internasional.

Saat menara World Trade Center dihancurkan teroris tahun 2001, pejabat tinggi departemen kepolisian Raymond Kelly teringat serangan pertama masa silam itu dan berkata, “Hal itu seharusnya menjadi seruan untuk waspada bagi Amerika.”

Tiap orang percaya dipanggil Tuhan untuk berjaga, bukannya lalai dan tak peduli.

Bila semangat kita telah padam, Dia meminta dengan sangat kepada kita untuk mengobarkan bara api itu kembali.

Tanyakan pada diri Anda sendiri: Adakah panggilan untuk waspada dalam hidup saya akhir-akhir ini yang saya abaikan?

Apakah Allah tengah berusaha memberitahukan sesuatu kepada saya?

Akankah saya sambut panggilan-Nya untuk berjaga pada hari ini? — David McCasland.

Warta Paroki 26 November 2017

Warta Paroki
26 November 2017

  1. PENANGGALAN LITURG
    Kamis,  30 Nov. :  Pesta St. Andreas, Rasul.
    Jum’at, 01 Des. :  Peringatan B. Dionisius dan B. Redemptus, Martir Indonesia .
  2. Pertemuan Timja WKRI Karangpanas :
    Hari/tgl    :   Minggu, 3 Desember 2017
    Pukul      :   10.00 WIB
    Tempat   :   Ruang St. Yusup
    Tiap wilker diharap mengirimkan 2 orang untuk mewakilinya.
  3. Pertemuan Timja WKRI Ranting Candi Sari :
    Hari/tgl     :   Jumat, 8 Desember 2017
    Pukul        :   16.30 WIB
    Tempat    :   Ruang St. Yusup
  4. Komunitas Baca Kitab Suci St. Athanasius kembali akan mengadakan Copy Darat bersama Romo Ignatius Suharyono, Pr yang akan di selenggarakan pada:
    Hari/tgl     :  Minggu, 3 Desember 2017
    Pukul        :  19.15 WIB
    Tempat    :  Aula St. Athanasius
    Tema       : Tokoh dalam Kitab Suci yang mengispirasi
    Seluruh peserta WAG KBKS St. Athanasius utuk hadir dalam acara ini.
  5. Pengembalian Persembahan Bulan Juli – September dapat diambil di sekretariat paroki.
  6. Dalam rangka Galang Dana Hari Anak Misioner, PIA Karangpanas akan menjual kalander 2018 seharga Rp. 30.000,- di stand PIA depan gereja, Mohon partisipasi umat. CP : Mega :  089.677.298.768
  7. OMK Karangpanas mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat karangpanas yang sudah membantu dan mendukung kegiatan “Makrab OMK Karangpanas” dengan menyumbang pakaian bekas layak pakai atau kegiatan galang dana lainnya.
  8. Foto peserta penyegaran janji nikah bulan Agustus dan September dapat diambil di sekretariat paroki dengan mengganti ongkos cetak Rp 15.000,-.
  9. KB, TK – SD Pangudi Luhur Don Bosko menerima pendaftaran siswa baru
    KB – TK (024) 8502973
    SD (024) 8319196
  10. Yayasan Pukat Semarang akan mengadakan “Seminar Indonesia Economic Outlok 2018” :
    Hari/tgl         :  Senin, 4 Desember 2017
    Pukul           :  18.00 – 21.00 WIB
    Tempat        :  KPP lantai 3 Jl. Imam Bonjol 172, Semarang
    Narasumber : Bpk. Anton Hermanto Gunawan
    Biaya           :  Rp. 100.000,- non member, Free bagi member Pukat.
    CP               :  Benedictus  0822.2386.9309 / seminar.pukatsemarang.org
    Batas akhir registrasi 30 November 2017.

PENGUMUMAN PERKAWINAN

Pengumuman III

  1. Maria Vita Oktorina dari lingk. St. Theresia Kanak Kanak Yesus – Kaliwiru
    dengan
    Julius Rangga Kristian Mogalana dari Paroki St. Ignatius – Krapyak.
  2. Stephanus Indra Setyawan Lingk . St. Ursula – Wonotingal
    dengan
    Alexandra Agustin Mayang dari Paroki Hati Kudus Yesus yang Maha Kudus – Purwodadi.

Pengumuman II

  1. Petrus Jeffrey Pradipta Wijana dari lingk. St. Joseph – Kalilangse IV
    dengan
    Maria Setiani Kusuma Dewi dari Paroki St. Mikael – Semarang Indah.
  1. Francisca Hani Puspitanengrum dari lingk. St. Helena – Semeru
    dengan
    Yoseph Hari Supriyanto dari Paroki St. Paulus – Sendangguwo.
  1. Vincentius Riandaru Prasetyo dari lingk. St. Maria Mater Dei – Jangli IV
    dengan
    Yustin Kristin Tandung dari Palopo – Sulawesi Selatan.
  1. Maria de Rosary Happy Satriani Letto dari lingk. St. Theresia Avila – Karangrejo III
    dengan
    Vinsensius Ferreri Daud Guntur Respati Hadi dari Paroki St. Yusup – Gedangan

Pengumuman I

  1. Andreas Agus Susilo dari lingk. St. Maria Fatima – Jangli I
    dengan
    Bernadette Iveline Moerland dari Lingk. St. Maria Goretti – Jangli III.
  1. Anjar Pernama Sidiq dari Tinjomoyo – Semarang
    dengan
    Maria Lourdes Andiane Ann Sugesti dari Lingk. St. Anna Maria – Ksatrian IV.

Saudara yang mengetahui halangannya, diwajibkan memberitahu pastor paroki.

BERITA LELAYU

  1. Ibu Anastasia Lina Widjaja (62 th)  – istri dari bapak Antonis Haryon (alm) – dari lingk. St. Helena – Semuru.
    Wafat hari Jumat, tanggal 18 November 2017.