logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Sabtu, 25 Juli 2020

Selamat pagi ☕ “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” <Mat 20:20-28>

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 23 Juli 2020

Selamat pagi 🌻 “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar

Selengkapnya »

Cinta Ekaristi

Relung-relung Renung
Setiap kali menyambut hosti kudus, yaitu Yesus Kristus sendiri, apakah kita sudah menyadari dan mengimani sungguh-sungguh bahwa kita menyatu dalam Dia? Yesus telah memberikan diri-Nya secara nyata sebagai makanan dan minuman kita. Ini adalah karunia agung luar biasa: santapan surgawi yang boleh kita cicipi dalam hidup duniawi! Mukjijat hosti dan anggur yang berubah menjadi Tubuh dan Darah Kristus dalam Ekaristi yang sampai saat ini masih tersimpah relikwinya di kapel Lanciano Italia (lih. Salam Damai,   Ed. 06/Vol. 04/Juli 2012 hlm. 42-43) merupakan salah satu dari sekian ratus mukjijat yang menegaskan bahwa Yesus sungguh memberikan daging-Nya sebagai makanan dan darah-Nya sebagai minuman. Rahmat agung dan sangat istimewa ini hanya ada dalam Gereja Katolik yang berciri: Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik!

Sudahkah aku mensyukurinya? Sudahkah aku mencintai dan merayakan Ekaristi dengan lebih sungguh? Sangat berlimpahlah rahmat yang diberikan oleh Allah bagi Gereja Katolik. Tentu saja, kalau kita telah menerima karunia yang sangat agung dan istimewa itu, haruslah ada buah-buah yang  nyata dalam hidup dan kesaksian kita sebagai umat Katolik. Apa saja buah-buah itu? Misalnya: hidup benar dan suci (dlm persatuan dengan Allah), rendah hati, jujur, pengampunan, belas kasih, bertobat. ***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.