Minggu Biasa XXII, 8-9 September 2012

NOVENA VIII HUT PAROKI KE-48
GEREJA ST. ATHANASIUS AGUNG

Jl. Dr. Wahidin 108  (024) 8312595; 8505288 SMS UMAT: 0811-285-200

“ Efata! Ia menjadikan segalanya-galanya baik!”

 Lagu Pembuka: Sungguhlah Indah Rumah-Mu (PS 333)

Tanda Salib – Salam

Tuhan Kasihanilah Kami (PS 351) – Kemuliaan (PS 352)

Doa Pembuka

I: Allah Bapa Maharahim bukalah mata dan telinga kami terhadap segala kebaikan yang telah Kaulaksanakan melalui Yesus Kristus Putra-Mu, sehingga kami dapat bersaksi: “Semua yang dibuat-Nya baik”. Dengan demikian, semakin banyak orang mengimani Putra-Mu. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U: Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan I: Yes 35:4-7a

L: Pembacaan dari Kitab Yesaya:

“Telinga orang tuli akan dibuka dan mulut orang bisa akan bersorak-sorai.”

Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati, “Kuat-kanlah hatimu, jangan takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!” Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu, orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air.

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Mazmur Tggp: 146: 7,8-9a.9b-10 (PS 832)

Refr: Betapa megah nama-Mu Tuhan, di seluruh bumi

1.Tuhan menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung. Refr.

2. Tuhan membuka mata orang buta, dan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar, dan menjaga orang-orang asing. Refr.

3. Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi ja-lan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun temurun! Refr.

 Bacaan II: Yak 2:1-5

L: Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus.

”Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin

oleh dunia ini untuk menjadi ahli waris Kerajaan?”

Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka. Sebab, jika ada orang yang memakai cincin emas dan pakaian indah masuk ke dalam kumpulanmu, dan masuk pula ke situ seorang miskin yang berpakaian buruk, dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu serta berkata kepadanya, “Silakan tuan duduk di tempat yang paling baik ini!” Sedang kepada yang miskin itu kamu berkata, “Berdirilah saja di sana!” atau, “Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!” Bukankah kamu telah membuat pembedaan dalam hatimu, dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? Dengarkanlah, saudara-saudara terkasih! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman, dan ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada siapa saja yang mengasihani Dia?

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Syukur kepada Allah

Bait Pengantar Injil: Alleluya (PS 953)

Ayat: Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan

Bacaan Injil: Mrk 7:31-37

”Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara.”

Sekali peristiwa, Yesus meninggalkan daerah Tirus dan lewat Sidon pergi ke danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang tuli dan gagap, dan memohon supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian. Kemudian Yesus memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu lalu meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit, Yesus menarik napas dan berkata kepadanya, “Efata!”artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu, dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarangnya mereka, makin luas mereka memberitakannya. Mereka takjub, tercengang, dan berkata, “Ia menjadikan segala-galanya baik! Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara.”

Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus.

Homili – Syahadat

Doa Umat

I: Kristuslah kehadiran Kerajaan Alah yang menyelamat-kan. Ia menjadikan segala-galanya baik adanya. Marilah kita berdoa kepada Bapa di surga, yang telah mengutus Yesus Kristus bagi keselamatan kita:

L: Ya Bapa, bimbinglah Gereja-Mu di negara-negara ber-kembang, agar tidak hanya menonjol karena perhatiannya kepada kaum miskin, tetapi berani pula membela keadilan sosial. Kami mohon:

U: Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan

L: Ya Bapa, berkatilah masyarakat kami untuk tetap setia dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta mau terlibat dalam memberikan diri bagi orang-orang yang sedang mengalami penderitaan dan kesulitan. Kami mohon: U: Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L: Ya Bapa, teguhkanlah semangat dan pengharapan orang-orang yang sakit, bisu, tuli dan buta, sehingga mereka tetap mampu mempersatukan segalanya dalam diri Kristus Yesus yang menjadikan segalanya baik. Kami mohon:

U: Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L: Ya Bapa, terangilah kami agar jangan sampai silau oleh kekayaan duniawi, tetapi selalu waspada serta mampu bermurah hati untuk ikut mengatasi kesulitan sesama yang menderita. Kami mohon:

U: Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan..

——–mendoakan ujud-ujud khusus/intensi——–

I: Allah Bapa di surga, kami percaya akan kebaikan dan penyelenggaraan-Mu terhadap semua ciptaan-Mu. Semoga Engkau berkenan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa kami, demi Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

U: Amin.

 LITURGI EKARISTI

Lagu Persiapan Persembahan

Doa Persiapan Persembahan

I: Allah Bapa Mahakasih, semoga melalui persembahan roti dan anggur ini, Engkau berkenan memilih kami untuk menjadi pewaris-pewaris karya keselamatan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U: Amin.

 Prefasi – Kudus-kudus (PS 392)

Doa Syukur Agung – Bapa Kami

Doa Damai – Salam Damai

I: Tuhan Yesus bersabda kepada orang yang tuli dan gagap: “Efata!” dan orang itu pun dapat berkata-kata dengan baik. Tuhan Yesus Kristus jangan memperhitungkan..… U: Amin

Anak Domba Allah (PS 413) – Penerimaan Hosti Kudus

Doa Novena HUT Paroki ke-48 (dipimpin petugas)

Allah Bapa Mahabaik, kami bersyukur atas penyertaan dan berkat-Mu selama 48 tahun untuk Paroki kami tercinta, Santo Athanasius Agung Karangpanas.

Semoga pendampingan-Mu semakin menguatkan iman kami untuk menjadi umat yang peka akan keprihatinan sosial di sekitar kami. Bantulah kami untuk menghidupi sikap murah hati dan hadir menjadi sesama teristimewa bagi mereka yang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difabel.

Kami bersyukur atas paguyuban – paguyuban yang semakin kokoh dalam karya maupun dalam pelayanan di Gereja kami ini. Berkatilah kami agar semakin berbuah dalam kehidupan menggereja dan memasyarakat untuk dapat memuliakan nama-Mu dalam persaudaraan sejati.

Bersama Santa Perawan Maria, Bunda Sakramen Mahakudus serta semua orang kudus di surga, kami sampaikan doa ini kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

 Doa Sesudah Komuni

I: Ya Bapa Maharahim, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu yang melimpahkan berkat keselamatan bagi kami. Mampukanlah kami untuk melihat dan mewartakan karya cinta kasih-Mu. Sertailah kami pula untuk ikut serta menjadikan segalanya baik adanya melalui tindakan kasih bagi sesama dan alam ciptaan-Mu sebagaimana telah Kaunyatakan dalam Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. U: Amin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.