Tobaaaaat

Pertobatan (Yunani: metanoia) bukanlah sekedar diucapkan dlm sebuah pengakuan dosa tetapi haruslah dinyatakan dlm tindakan nyata. Yohanes Pembaptis memberikan nasihat sangat konkret saat banyak orang bertanya wujud pertobatan macam apa yg harus dilakukan. Di satu sisi, pertobatan mengarah kepada perubahan diri (internal). Di sisi lain, pertobatan juga mengarah kepada sesama (eksternal). Bagaimanapun juga, dosa melukai relasi kasih dg diri pribadi, dg sesama dan dg Allah bahkan juga alam semesta. Sakramen tobat yg dikaruniakan oleh Yesus kepada kita, menjadi langkah awal untuk kembali membangun relasi kasih yg terluka oleh dosa. Sudahkah aku secara rutin mengakukan dosa-dosaku? Ingat: Janganlah menumpuk dosa bahkan sampai bertahun-tahun sebab sangatlah celaka orang yg tdk pernah merasa berdosa shg merasa tdk perlu mengakukan dosanya.**d2t

Sumber: Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.