Tidur

Tidur adlh peristiwa alamiah. Dg tidur, badan yg penat dan beban yg berat dipulihkan kembali dan orang menjadi lebih sehat serta semangat saat bangun tidur. Meski demikian, kalau kita tertidur pd saat-saat penting misalnya mengikuti rapat, Ekaristi, seminar, dsb, peristiwa itu mjd hal yg seringkali dipandang kurang sopan. Lagipula dg tertidur, hal-hal penting dlm suatu aktivitas yg sedang diikuti itu bisa terlewatkan begitu saja. Hal yg sama dialami Petrus, Yakobus dan Yohanes yg diajak Yesus ke sebuah bukit utk menemani-Nya berdoa, malah jatuh tertidur. Ketiga bangun, geragapanlah mereka dan Petrus angkat bicara utk mendirikan 3 kemah tetapi Petrus sendiri tdk tahu apa yg dikatakannya itu. Dlm ketakjuban krn Yesus berubah rupa, terdengarlah suara dari dlm awan, “Inilah Anak-Ku yg Kupilih, dengarkanlah Dia!”

Kita pun diajak bersama Yesus bertekun selama masa Prapaska: berdoa dan tdk justru tertidur; serta mendengarkan Sabda-Nya dan melaksanakannya. Mari kita tetap bersiap-siaga dan dg penuh semangat melaksanakan matiraga 40 hari. Jangan tertidur! ***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.