logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

WARTA PAROKI 9 Januari 2022

WARTA PAROKI 08-09 Januari 2022     Januari 2022 C/II Ujud Gereja Universal: Persaudaraan Sejati. Kita berdoa untuk mereka yang menderita karena perundungan dan diskriminasi

Selengkapnya »

PUNCTA

Puncta Jumat, 21 Januari 2022

“Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil”. <Mrk 3:13-19> Tanggungjawab sebagai umat beriman adalah menjadi murid-Nya dengan setia dalam

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 20 Januari 2022

“Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.” <Mrk 3:7-12> Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk selalu membuat kebaikan

Selengkapnya »

“Roh Kebenaran akan Menyertaimu Selalu”

Hernando CortezMereka yang belajar sejarah tentang masuknya orang-orang Spanyol ke benua Amerika pasti akan berkenalan dengan Hernando Cortez. Ia adalah pemimpin pasukan Spanyol yg membawa banyak kemenangan ke mana saja ia pergi. Ia pun berhasil memperluas pengaruh kerajaan Spanyol di benua Amerika. Selama pendudukan Cortez di Mexico pada awal th. 1500-an, seorang bernama Hatnay, pemimpin oposisi ditangkap. Cortez menjatuhkan hukuman sangat berat yaitu dibakar hidup-hidup.

Ketika Hatnay sudah diikat pada sebuah tiang pancang dan siap dibakar, Hernando Cortez membujuk Hatnay untuk bertobat dan menjadi Kristen, supaya nanti jika ia mati, jiwanya masuk surga. Hatnay menjawab, “Apakah engkau nanti kalau mati juga ingin masuk ke tempat yang namanya surga itu?” Cortez menjawab, “Tentu saja. Bukan hanya aku, tetapi semua anak buahku adalah orang kristiani dan mereka juga akan masuk ke surga nanti setelah mati.

Mendengar jawaban itu, Hatnay segera berkata, “Kalau demikian, lebih baik aku tidak usah menjadi Kristen saja. Sebab aku sama sekali tidak ingin pergi ke tempat di mana aku akan berjumpa lagi dengan orang-orang kejam, haus kekuasaan, sombong, tak punya hati dan tidak punya belas kasih seperti kalian.”

Dalam Injil hari ini, kita diingatkan oleh Tuhan Yesus untuk sungguh mewujudkan panggilan kita sebagai murid-murid-Nya yang mempunyai kasih sebagaimana Ia telah lebih dahulu mengasihi kita. Semoga itu semua tidak hanya menjadi sebatas ungkapan indah tetapi sungguh harus kita wujudkan sehingga kita tidak jatuh menjadi Cortez-cortez baru di zaman kini.***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.