logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

WARTA PAROKI 9 Januari 2022

WARTA PAROKI 08-09 Januari 2022     Januari 2022 C/II Ujud Gereja Universal: Persaudaraan Sejati. Kita berdoa untuk mereka yang menderita karena perundungan dan diskriminasi

Selengkapnya »

PUNCTA

Puncta Jumat, 21 Januari 2022

“Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil”. <Mrk 3:13-19> Tanggungjawab sebagai umat beriman adalah menjadi murid-Nya dengan setia dalam

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 20 Januari 2022

“Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya.” <Mrk 3:7-12> Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk selalu membuat kebaikan

Selengkapnya »

“Akulah Roti Hidup”

Roti dari SurgaSudah sekian lama banyak bermunculan macam-macam nama kuliner yang sering membuat orang mengernyitkan dahi misalnya oseng-oseng bledhèg, es pocong, bakso setan, wedang jeblès. Orang pun tertarik dengan nama yang tidak biasa itu dan ingin merasakan sensasinya. Memang urusan makan-minum tidak pernah ada habisnya dan selalu saja orang makin kreatif untuk menghadirkan aneka kuliner. Siaran TV bahkan ada yang secara khusus menampilkan aneka program kuliner sehingga acara di dapur akhirnya menjadi unggulan dengan rating cukup tinggi.

Pada HR Tubuh dan Darah Kristus ini, kita diajak untuk merenungkan arti penting makanan dan minuman sejati yg tidak hanya sekadar sensasi tetapi memberikan anugerah kehidupan dan keselamatan sejati. Tuhan Yesus dalam Ekaristi memberikan Diri seutuhnya agar kita bersatu dengan-Nya. Kalau menyantap oseng-oseng bledhèg lalu kita berkeringat, kepedasan, dsb sehingga orang lain tahu apa yg baru saja kita makan, maka apakah hal yg sama juga kita alami saat kita setiap kali menyambut hosti kudus dalam Ekaristi. Apakah dalam persatuan dengan Yesus Kristus kita juga makin menyerupai-Nya dalam pikiran, kata dan perbuatan? Apakah orang-orang di sekeliling kita juga dapat merasakan bahwa kita adalah murid Yesus Kristus? Apakah daya komuni suci yg merupakan Diri Yesus Kristus sungguh berdaya bagi hidup kita dan membuat kita semakin baik dan hidup benar di hadapan Tuhan? Kalau tidak sungguh kita sadari, hosti kudus yg kita sambut tak lebih sebagai sebuah sensasi belaka dan tiada daya dalam hidup kita. Mari kita sambut sakramen agung itu dengan hormat dan penuh bakti setiap kali kita merayakan Ekaristi.***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.