“Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?; Karena kamu kurang percaya.”(09 Agustus 2014)

Yesus mengampuni wanita berzinahMatius (17:14-20)
Sekali peristiwa datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya, “Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya.” Maka kata Yesus, “Hai kalian, angkatan yang tidak percaya dan sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kalian? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kalian? Bawalah anak itu ke mari!” Dengan keras Yesus menegur roh jahat itu lalu keluarlah ia dari padanya, dan anak itu sembuh seketika itu juga. Kemudian ketika mereka sendirian, para murid menghampiri Yesus dan bertanya, “Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?” Yesus menjawab, “Karena kalian kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sungguh, sekiranya kalian mempunyai iman sebesara biji sesawi saja kalian dapt berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah dari sini ke sana’, maka gunung ini akan pindah, dan tiada yang mustahil bagimu.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakan-Nya
U. Sabda-Mu adalah jalan kebenaran dan hidup kami.

Renungan
Berdasarkan pengalaman, kita mudah sekali jatuh ke dalam dosa, termasuk juga dosa yang sama. Seolah-olah, kita sama sekali tidak mempunyai kekuatan dan kemampuan untuk mengusir dan mengalahkan godaan setan. Padahal kita tahu bahwa setan itu membuat kita selalu berada dalam bahaya dan ketidakselamatan. Seperti dialami anak yang berpenyakit ayan tersebut, setan yang merasukinya selalu membawanya ke dalam bahaya api dan air. Demikian pula, setan, dengan segala godaan dan bujuk rayunya, kalau kita sampai lengah dan terbuai, ia akan membawa kita ke dalam api neraka. Kembali pada pokok persoalan: Mengapa kita sering tidak berdaya dan tidak mampu mengalahkan dan mengusir setan? Jawabannya jelas: karena kita kurang percaya, seperti yang dikatakan Yesus. Seringkali memang demikian. Saat kita mengaku dosa, selau saja ada keraguan terhadap diri kita sendiri. Kita sering berpikik bahwa kita pasti akan jatuh lagi dalam dosa yang sama. Padahal, ragu akan diri sendiri untuk bisa bertobat dan untuk bisa mengalahkan setan yang membuat kita berdosa, itu sama saja kita ragu akan kuasa dan rahmat Tuhan yang bekerja dalam diri kita. Kita kurang percaya pada rahmat pengampunan dan kuasa yang Tuhan berikan kepada kita untuk mengalahkan godaan dan mengusir setan. Untuk itu, marilah kita selalu mohon kepada Tuhan agar selalu diberi iman dan kepercayaan yang semakin hari semakin besar dan kuat sehingga kita mampu mengalahkan godaan dan mengusir setan yang akan membawa kita ke dalam api neraka. Yesus sendiri telah mengalahkan godaan dan menghancurkan kuasa setan secara tuntas, maka kalau kita selalu mengikuti Dia dan bersama-Nya, pasti kita juga akan memang.

Doa
Tuhan, tambahkanlah iman kepada kami yang seringkali kurang percaya ini agar kami berani tegas dan mampu mengalahkan godaan setan. Amin. -agawpr-

Sumber : www.doakatolik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.