Keluarga Beribadah dalam SABDA

20Bagi mereka yang rutin hadir mengikuti Ekaristi mingguan bahkan harian, pastilah akan selalu menerima pewartaan Kitab Suci atau Firman Allah. Dalam Ekaristi, pastilah akan dimulai terlebih dahulu dengan Liturgi Sabda dan baru kemudian masuk dalam Liturgi Ekaristi setelah Doa Umat. Ini artinya, Sabda mempersiapkan kita semua untuk sampai pada misteri agung iman kita yaitu kurban Kristus bagi keselamatan kita semua.
Teristimewa, setiap bulan September kita diajak untuk kembali menggiatkan diri dalam berakrab mesra dengan Sabda Tuhan. Tentu bukan berarti bahwa di bulan selain September lalu kita tdk akrab dengan Kitab Suci. Bukankah senada dengan hal itu, kita berdoa Rosario juga tidak hanya di bulan Mei dan Oktober? Sabda Tuhan bila sungguh kita baca, renungkan, dan laksanakan akan berdaya luar biasa sebab Sabda itu sungguh hidup dan menginspirasi kita untuk selalu melaksanakan kehendak-Nya dengan setia, gembira dan penuh semangat.
Dalam Injil hari ini pun, kita mendapat inspirasi dan peneguhan utk menolong saudara yang berdosa supaya dapat diselamatkan jiwanya dengan menegur penuh kasih. Dosa tidak hanya berdampak pribadi tetapi juga melukai jemaat lainnya. Karena itu, masing-masing dari kita juga dimiliki oleh jemaat. Kewibawaan komunitas jemaat mjd makin kuat dan mendalam krn Yesus hadir bila dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya. Persetujuan jemaat yg bersatu dlm doa bersifat mengikat krn Allah hadir dlm doa jemaat secara khusus. Apa arti semua itu?
Kita diundang utk saling menegur dan mengingatkan dlm kasih. Kita semua bertanggung jawab satu terhadap yg lain. Kita punya tugas dan kewajiban utk membawa sesama yg berdosa, kembali kpd kebersamaan umat Allah. Teguran itu mjd sangat indah dan mengena bila dilakukan dg langkah-langkah Injili yg penuh kasih. Semoga Firman Tuhan yg kita rayakan secara khusus pd pembukaan BKSN ini membuka hati dan budi kita utk makin menyadari tanggung jawab sosial demi keselamatan jiwa-jiwa.***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.