Salib Kristus Sumber Sukacitaku!

loSalib bukanlah hal asing dalam kehidupan kita sebagai umat Katolik. Salib juga biasa kita pasang di rumah, di kantor, di mobil, di gantungan kunci, bahkan sampai di makam. Salib itu menandai diri kita dari awal sampai akhir kehidupan. Memang salib bagi orang yang tdk mengimaninya bisa menjadi suatu tanda hukuman paling ngeri, batu sandungan dan kebodohan. Meski demikian, dalam iman akan Kristus Yesus yang telah mengalahkan maut karena wafat di salib dengan kebangkitan-Nya yang mulia, salib berubah menjadi tanda kemenangan dan kebanggaan umat Kristiani. Dengan salib itu pula kita menunjukkan panji diri iman Kristiani. Meski demikian, janganlah kita jatuh pada tindakan yang membuat salib berubah menjadi aksesoris/hiasan semata. Ingatlah, salib itu tiada lain adalah tanda plus.
Maka, setiap kali kita membuat tanda salib, kita menandai diri sebagai orang-orang yang plus sebagai murid-murid Kristus. Jangan pernah kita minder atau ingah-ingih. Tunjukkanlah diri Anda sebagai murid-murid Kristus yang plus karena tanda dan iman akan salib Kristus yang selalu kita buat. Mari kita bangga dan bersuka cita akan salib Kristus sebab kita ini adalah orang-orang plus dalam kehidupan dan kita sudah ditandai dengan salib yang memperolehkan kemenangan serta keselamatan. In cruce Christi, scio cui credidi (Dlm salib Kristus, aku tahu kepada siapa aku percaya).

Artikel : Romo Dodit
Photo : Mas Irawan Tawang Ardi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.