Bertobatlah dan Selamatlah Jiwamu!

IMG_0699Seorang pemuda yang baru saja kehilangan pekerjaan datang ke Romo sepuh di sebuah pastoran. Sang pemuda bersahabat baik dengan Romo itu. Pemuda itu berteriak-teriak memanggil Romo tsb. sambil mengeluh mengenai masalah yg menimpanya, “Romooo…Romooo…aku banyak mengalami masalah dalam hidupku dan sekarang aku hehilangan pekerjaan. Mengapa bisa begini?”

Karena Romo yang sedang belajar di dalam ruangan tidak mendengar suaranya, pemuda itu menjadi semakin kalap. Ia mengepalkan tinjunya dan berteriak, “Romo bilang Tuhan akan selalu menolong, tetapi mengapa aku seperti ini?”

Mendengar ada suara ribut-ribut di luar, Romo sepuh itu berjalan keluar. Ia mengucapkan sesuatu dan menanti tanggapan si pemuda. Tetapi si pemuda itu tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Romo. Masih diam di tempatnya, si pemuda bertanya, “Romo bilang apa?

Sambil duduk di sebuah bangku kayu, Romo itu pun mengucapkan sesuatu, tetapi si pemuda masih belum bisa mendengar apa yang dikatakannya. Akhirnya ia mendekati Romo itu dan duduk di sampingnya.

Romo sepuh itu menepuk pundaknya dengan lembut sambil berkata, “Anakku, di dalam kekalutan dan kekalapan karena masalah hidup, terkadang kita tidak bisa mendengar suara Tuhan, seolah-olah Dia tidak peduli terhadap kita, tetapi sebenarnya tidaklah demikian. Tuhan kadang berbisik lembut, sehingga kita perlu mendekat kepada-Nya untuk bisa mendengarkan suara-Nya.

Pemuda itu tertegun mendengar kata-kata Romo sepuh itu dan akhirnya ia pun mengerti.

Seperti pemuda tadi, kita pun seringkali kalap dengan banyaknya kesulitan hidup. Kita berteriak dan protes mengapa Tuhan membiarkan kita.  Kita menginginkan jawaban berupa jalan keluar secepat mungkin.

Apakah  saat ini Anda sedang berteriak-teriak kepada Tuhan atau bahkan marah karena seolah-olah Tuhan tidak mendengarkan seruan? Sungut-sungut dan kekalutan tidak akan mendatangkan jalan penyelesaian. Hanya satu yang perlu Anda lakukan, hampirilah Tuhan, duduk diam dalam hadirat-Nya sebagaimana Maria duduk di dekat kaki Yesus untuk mendengarkan Dia. Tinggalkan sejenak kesibukan dan masalah-masalah yang membuat Anda merasa lelah, karena Tuhan rindu untuk berbicara kepada Anda. Di dalam hadirat-Nya Anda akan mendapatkan jawaban serta damai sejahtera yang melimpah.***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.