logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

“Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda”(13 Oktober 2014)

RosarioLukas (11:29-32)
Sekali peristiwa Yesus berbicara kepada orang banyak yang mengerumuni Dia, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab sebagaimana Yunus menjadi tanda bagi orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini. Pada waktu penghakiman ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat Salomo, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Salomo! Pada waktu penghakiman orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengarkan pemberitaan Yunus, dan sungguh, yang ada di sini lebih besar daripada Yunus!”
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!     

Renungan
Kemampuan untuk membaca dan menerapkan tanda itu sangat penting. Dalam membaca, misalnya, kita harus memperhatikan tanda-tanda baca yang ada dalam teks supaya kita bisa membaca dengan benar dan menangkap atau menyampaikan isi tulisan dengan baik. Dalam berkendara, kita juga harus memperhatikan tanda-tanda lalu lintas supaya aman dan selamat. Namun, rupanya banyak orang sering tidak memperhatikan tanda-tanda yang ada, atau lebih parahnya mengangap bahwa tanda-tanda tersebut tidak ada. Maka, banyak orang tidak membaca dengan benar. Banyak juga terjadi kecelakaan lalu lintas. Demikian pula halnya relasi kita dengan Tuhan. Kadang atau sering, kita bertanya: Apa tandanya kalau Tuhan mencintai saya? Apa tandanya kalau Tuhan itu ada? Padahal Tuhan telah dan selalu memberikan tanda untuk itu. Bukan pada tempatnya, kita bertanya seperti itu. Sebaiknya kita cukup memohon dengan rendah hati kepada Tuhan agar kita dimampukan untuk semakin peka menangkap tanda-tanda yang Iaberikan kepada kita dan menyikapi atau memperkalukan tanda-tanda tersebut dengan bijaksana.

Doa
Tuhan, berilah kami kepekaan untuk menangkap dan memahami tanda-tanda serta peringatan-peringatan yang Kauberikan dan berilah kami kebijaksanaan untuk menyikapinya. Amin.

Sumber : www.doakatolik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.