“Tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.”(11 Desember 2014)

Screen Shot 2014-06-24 at 8.09.17 AMDoa Pagi
Kami memuji-Mu, ya Tuhan dan mengasihi-Mu dengan segenap hati. Kami bersyukur karena Engkau telah menciptakan kami, menjadikan kami beriman Katolik dan melindungi kami malam tadi. Kami serahkan kepada-Mu seluruh kegiatan kami sepanjang hari ini, semoga semuanya terjadi sesuai dengan kehendak-Mu dan demi kemuliaan-Mu yang lebih besar. Lindungilah kami dari segala dosa dan bebaskanlah kami dari segala yang jahat. Semoga berkat-Mu senantiasa menyertai kami dan orang-orang yang kami kasihi. Amin.

Injil Mat. 11:11-15
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan jika kamu mau menerimanya ialah Elia yang akan datang itu. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

Renungan
“Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya”
Membaca Injil hari ini, permenungan saya dibawa pada keprihatinan yang menyelimuti bangsa kita. Di tengah harapan baru dengan hadirnya pemerintahan yang baru sengan segala visi-misi dan gebrakan-gebrakan baiknya, kita harus berhadapan dengan kenyataan akan adanya beberapa orang atau sekelompok orang yang berusaha menyerong dan mengusai negara kita hanya demi kepentingan mereka sendiri, bukan kepentingan rakyat. Selama ini, bangsa kita dengan segala kekayaannya banyak diserong dan dikuasai oleh para koruptor dan mereka yang disebut-sebut sebagai mafia. Sekarang, ketika pemerintah berusaha untuk membersihkannya demi kesejahteraan rakyat, ternyata tidak semua orang mendukungnya. Sungguh memprihatinkan. Namun, bagaimana pun juga, kita tidak boleh kehilangan harapan. Harapan harus selalu menyertai langkah hidup kita untuk ikut serta membangun dan memajukan bangsa kita ini demi kehidupan bersama yang semakin damai, adil dan sejahtera.

Doa
Tuhan, bantulah kami, lebih-lebih pemerintah kami untuk saling bekerjasama memajukan bangsa dan negara kami, kendati harus berhadapan dengan banyak orang atau kelompok yang hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.