logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Selasa, 30 November 2021

“Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” <Mat 4:18-22> Setiap orang yang dibaptis khususnya, mempunyai tanggungjawab untuk menjadi murid-Nya

Selengkapnya »

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”(22 Februari 2015)

Markus (1:12-15)
“Yesus dicobai oleh Iblis dan malaikat-malaikat melayani Dia.”
 Sekali peristiwa Roh memimpin Yesus ke padang gurun. Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai oleh Iblis. Yesus berada di sana di antara binatang-binatang liar, dan malaikat-malaikat melayani Dia. Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah. Yesus memberitakan, “Waktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan
Kita mengalami betapa tidak mudahnya bertobat. Dari pihak kita sendiri, kita sudah memiliki kerapuhan sehingga mudah sekali jatuh. Masih ditambah lagi dengan pekerjaan iblis yang selalu menggoda kita, seperti halnya dialami juga oleh Yesus (Mrk 1,13). Namun, bagaimama pun juga, toh kita harus tetap bersukur karena dosa-dosa kita tidak langsung mendatangkan hukuman begitu saja. Tuhan telah berjanji bahwa Ia tidak akan lagi “memusnahkan segala yang hidup” (Kej 9,15). Bagi kita, Tuhan senantiasa memberikan peringatan dan ajakan untuk bertobat, untuk memperbaiki diri terus menerus. Bahkan, Ia juga memberikan rahmat-Nya yang memampukan kita untuk bertobat. Tidak hanya itu. Diri-Nya sendiri pun Dia berikan kepada kita sebagai tebusan, sebagaimana ditegaskan oleh St. Petrus dalam bacaan II. “Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah” (1Ptr 3,18).
Doa
Ya Tuhan, bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya Tuhan. Amin.
Sumber : www.doakatolik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.