logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Jesus Kristus, Batu Penjuru Keselamatan

Jumat Pertama, 06 Maret 2015

Pekan Prapaskah II,
Kejadian 37:3-4,12-13,17-28; Mazmur 105:16-20,21; Mateus 21:33-43, 45-46

… Batu yang dibung oleh tukang bangunan telah menjadi bantu penjuru. Hal itu terjadi dari piak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita…

DALAM  bacaan pertama kita baca pengalaman Yusuf anak Yakub. Ia mengalami kekerasan dan penolakan dari saudara-saudaranya dan dijual menjadi budak di Mesir. Pengkhianatan dan penderitaan yang dialami telah menjadi jalan keselamatan dan perdamaian bagi saudara-saudaranya.

Di kemudian hari, ia mengampuni dan berkata,”Jangan takut, sebab aku inikah pengganti Allah? Memang kamu telah merekarekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah merekarekannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar” (Kejadian 50:19-20).

Yusuf seakan menggambarkan figur Yesus yang juga dikhianati oleh salah satu murid-Nya sendiri dan dihukum mati di salib demi keselamatan kita. Yesus datang untuk mendamaikan kita dengan Allah. Dalam pemahaman ini, Yesus memberikan kepada kita perumpamaan mengenai batu yang dibuang oleh tukang bangunan, dan menjadi batu sendiri di kebun anggur Kerajaan-Nya.

Perumpamaan ini masih berlaku bagi kita kini. Kasih Allah dinyatakan dalam kesabaran dan kadilan kepada kita yang sering menolak-Nya. Tak hanya sekali, melainkan berkali-kali Allah selalu siap mengampuni kita. Dalam Yesus Kristus kebenaran itu menjadi nyata. Dialah batu yang dibuang oleh tukang bangunan namun telah menjadi batu sendi keselamatan dunia.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Yesus Kristus, Sang Batu Sendi keselamatan itu. Ia ditolak dan dibunuh namun membawa keselamatan berkat wafat dan kebangkitan-Nya bagi kita dalam kemuliaan dan kenaikan-Nya ke surga. Mari kita melayani dia dengan pengharapan penuh sukacita dan keyakinan iman dalam kemenangan dan anugerah kehidupan yang melimpah bagi kita.

Tuhan Yesus Kristus, terima kasih atas semua anugerah yang Kau berikan kepada kami. Terima kasih atas luka dan derita yang Kau tanggung demi keselamatan kami. Engkaulah penyelamat yang berbelas kasih, kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.