DOA SYUKUR AGUNG (DSA)

Puncak dari Ekaristi adalah Doa Syukur Agung. DSA sebetulnya berasal dari tradisi Yahudi pada saat perjamuan Paskah = Allah membebaskan umat Israel dari perbudakan Mesir. Perayaan Paskah Yahudi biasa dipimpin oleh bapa keluarga dg mendoakan doa pendek atas roti bulat yg cukup besar dan kemudian dibagi-bagikan kpd yg hadir sbg tanda perjamuan akan dimulai. Pada akhir perjamuan, ada upacara “pemberkatan piala” berisi anggur. Bapa keluarga mengucap doa syukur yg panjang dan stlh itu mengedarkan piala itu. Upacara pembagian roti & anggur ini menyatakan kesatuan di antara yg hadir. Doa berkat atas roti dan anggur itu disebut birkat ha-mazon. Unsur birkat ha-mazon meliputi pujian (toda), syukur (eucharistia) & permohonan (epiklese). Dlm tradisi Kristiani, 3 unsur itu diucapkan dlm DSA yg merupakan inti perayaan Ekaristi.

Perubahan yg dibawa Yesus pd perjamuan Paskah Yahudi adl: Dlm tradisi Yahudi, saat bapa keluarga memecah-mecahkan roti dan membagikan anggur, ia tdk mengatakan apapun. Semua dilakukan dlm diam. Sementara itu, Yesus justru mengucapkan rumus yg kita kenal sbg kata-kata konsekrasi saat membagi-bagi roti dan anggur. Yg lebih penting lagi bahwa roti & anggur yg dibagikan itu tak lain adl Tubuh & Darah Kristus sendiri yg dikurbankan demi keselamatan umatnya.

Meski secara substansi, roti & anggur dlm perayaan Ekaristi tetap wujudnya tetapi dlm iman Gereja sungguh-sungguh mengimani bhw roti & anggur itu berubah mjd Tubuh & Darah Kristus sendiriàtransubsantiatio (transubstansiasi). Ada banyak mukjijat Ekaristi telah dicatat (lih. buku Eucharistic Miracles). Salah satu yg tdk bisa disangkal adl mukjijat di Lanciano, Italia, abad VIII (th. 700-an). Ketika imam yg merayakan Ekaristi tdk percaya akan perubahan roti & anggur mjd Tubuh & Darah Kristusà roti mjd daging & anggur mjd darah. Dalam penelitian selanjutnya oleh para ahli medis, daging & darah itu sungguh memiliki unsur-unsur lengkap bagian organ manusia; Gol. darah: AB; rhesus +.

Marilah kita sungguh-sungguh hormat dan mencintai Ekaristi sebagai puncak & sumber iman kita. *** d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.