logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Dua Bagian Utama Ekaristi

Perayaan Ekaristi kita terdiri dari 2 bagian utama: Liturgi Sabda dan Liturgi Ekaristi. Keduanya berhubungan erat satu sama lain sehingga merupakan satu tindakan ibadat. Dalam Ekaristi, Sabda Allah dihidangkan untuk menjadi pengajaran bagi orang-orang beriman dan Tubuh Kristus dihidangkan untuk menjadi makanan bagi mereka. Di samping itu, ada Ritus Pembuka dan Penutup (PUMR 28).

Sering ditanyakan: “Kalau saya terlambat ikut Ekaristi, kira-kira sampai bagian/batas mana boleh dan tidaknya saya menyambut komuni?”

Kalau kita menyadari bahwa perayaan Ekaristi terdiri dari kesatuan liturgi Sabda & liturgi Ekaristi di mana liturgi sabda mengawali liturgi Ekaristi, pastilah kita dapat menjawab sendiri pertanyaan tsb. Catatan: kalau memang kita mau hadir merayakan Ekaristi, datanglah tepat waktu, syukur ± minimal 15 menit sebelum Ekaristi; janganlah sengaja datang terlambat. Kalau kita hobby terlambat datang dalam Ekaristi, artinya kita juga telah melakukan korupsi waktu padahal Tuhan tak pernah mengorupsi waktu yg diberikan kepada kita. Ia beri kita 24 jam penuh!

Memang tidak ada hukuman jika kita terlambat datang tetapi kalau keterlambatan itu disengaja bahkan menjadi hobby/kebiasaan setiap kali Ekaristi, patut dipertanyakan: sungguh-sungguh merayakan Ekaristi sebagai kerinduan mendalam penuh syukur akan kasih Tuhan yang total-utuh ataukah hanya demi netepi wajibe wong Katolik?

Janganlah pula kita punya hobby pulang lebih awal sebelum berkat pengutusan. Ada beberapa umat yg setelah sambut komuni lalu pulang. Praktik semacam ini jelas tidak tepat. Ingatlah: “Datang misa terlambat tak dapat tobat, pulang lebih cepat tak dapat berkat.”

Mari kita mencintai dan merayakan Ekaristi dengan lebih sungguh, total dan utuh!*** d2t