Makna Absolusi dan Penitensi

Katekismus Gereja Katolik menyatakan bahwa banyak dosa menyebabkan kerugian bagi sesama; dosa juga melukai dan melemahkan pendosa sendiri. Absolusi menghapuskan dosa tetapi tidak mengatasi semua ketidakadilan sebagai akibat dosa. Maka orang yang bertobat itu masih perlu membuat silih atas dosa-dosanya, dan itulah yang dimaksudkan dengan penitensi (art. 1459). Bentuk penitensi dapat bermacam-macam: berupa doa, derma, karya amal, pelayanan terhadap sesama, pantang dengan sukarela, berkorban dan menerima salib yang harus dipikul dengan sabar (Katekismus Gereja Katolik art. 1460).

 

Adeo in teneris consuescere multum est

Makna: Bila selagi masih muda, orang selalu membiasakan diri dalam melakukan perbuatan yang baik, hal itu akan bernilai tinggi/menjadi keutamaan di kelak kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.