logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Sabda Hidup: Rabu, 11 November 2015

Peringatan Wajib St. Martinus dr Tours

warna liturgi Putih

Bacaan

Keb. 6:1-11; Mzm. 82:3-4,6-7; Luk. 17:11-19. BcO Yeh. 10:18-22; 11:14-25

Bacaan Injil: Luk. 17:11-19.

11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. 12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh 13 dan berteriak: “Yesus, Guru, kasihanilah kami!” 14 Lalu Ia memandang mereka dan berkata: “Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. 15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. 17 Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? 18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?” 19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: “Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”

Renungan:

ORANG tua sering mengajari anaknya mengucapkan terima kasih. Sang anak pun menuruti apa yang dikatakan orang tuanya. Ia selalu mengucapkan terima kasih kala mendapat kebaikan dari orang lain.

10 orang kusta disembuhkan Yesus. Namun hanya satu yang memuji syukur pada Tuhan dan berterima kasih kepada Yesus. Satu orang itu pun orang Samaria.

Berterima kasih bukanlah hal yang berat. Mungkin juga sih bagi orang tertentu kata itu terasa sangat berat, sehingga sepanjang hidupnya tak pernah terucap terima kasih. Ucapan terima kasih bagi saya mengandung suatu syukur atas kebaikan orang. Ketika kita mampu mengucapkan terima kasih kita mampu mensyukuri apa yang terjadi.

Kontemplasi:

Pejamkan matamu sejenak. Ingatlah bagaimana kata terima kasih ada dalam hidupmu.

Refleksi:

Gampangkah aku mengucapkan terima kasih?

Doa:

Tuhan, terima kasih atas segala kebaikanMu. Terima kasih atas segala rahmat yang telah Kaulimpahkan kepadaku. Amin.

Perutusan:

Aku akan membangun sikap syukur dengan berterima kasih. -nasp-

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.