logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Sabda Hidup: Senin, 23 November 2015

St. Klemens I, St. Kolumbanus, Mikhael Agustinus Pro

warna liturgi Hijau

Bacaan

Dan. 1:1-6,8-20; MT Dan. 3:52,53,54,55,56; Luk. 21:1-4. BcO Yeh. 36:16-36

Bacaan Injil: Luk. 21:1-4.

1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. 2 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. 3 Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. 4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

Renungan:

KETIKA kita melakukan fund raising tentu akan bahagia kalau ada dana besar yang masuk. Bahkan pernah ada yang memotret angka dana yang masuk dan disebarkan di media sosial. Mungkin baginya jumlah itu membanggakan, membuatnya kagum dan terpesona.

Yesus terpesona pada persembahan seorang janda miskin. Ia terpesona karena si Janda memberikan dari kekurangannya. Ia mempersembahkan miliknya. Secara total ia mengiklaskannya.

Di antara kita mungkin ada yang punya banyak, ada pula yang punya sedikit, bahkan mungkin ada yang merasa tidak punya apa-apa. Sering kala ada yang terpilih untuk menjadi pengurus, ketua, prodiakon lalu mengatakan maaf karena merasa tidak punya apa-apa. Rasa saya semua dari kita mempunyai sesuatu yang layak untuk disumbangkan. Bahkan kehadiran kita pun merupakan sumbangan yang sangat berarti. Kita semua mempunyai sesuatu. Maka marilah kita persembahkan kepunyaan kita bagi kebesaran nama Tuhan.

Kontemplasi:

Pejamkan matamu sejenak. Bertanyalah pada dirimu apa yang bisa kausumbangkan bagi kemuliaan Tuhan.

Refleksi:

Persembahan apa yang kauberikan untuk Tuhan?

Doa:

Tuhan, semoga aku mempunyai kerelaan mempersembahkan hidupku bagimu. Amin.

Perutusan:

Aku akan mempersembahkan hidupku bagi Tuhan. -nasp-

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.