Mengandalkan (Sabda) Yesus Kristus

Jumat, 27 November 2015
Pekan Biasa XXXIV
Dan 7:2-14;p Mzm: Tambahan Daniel 3:75-81; Luk 21:29-33

Yesus bersabda, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu”

DALAM menutup sabda-Nya tentang bagaimana kita menangkap tanda-tanda zaman, Yesus mewartakan bahwa sabda-Nya tidak akan berlalu. Meskipun “langit dan bumi berlalu, namun sabda-Ku takkan berlalu”.

Apa artinya bagi kita? Yesus menghendaki kita mengandalkan Dia. Ia mengundang kita untuk membiarkan buah-buah Kerajaan Allah bertumbuh dalam diri kita. Itu dimulai dalam hati setiap orang yang mau menerima Sabda Allah. Mereka yang mengandalkan (sabda) Allah akan menghasilkan buah kerajaan-Nya.

Sebagaimana kita ketahui dengan baik, buah-buah kerajaan Allah adalah kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita dalam Roh Kudus. Yesus memberikan buah-buah pertama kerajaan-Nya kepada kita semua yang membuka hati kepada-Nya dengan iman yang penuh pengharapan dan mengandalkan sabda-Nya. Ia menghendaki kita dipenuhi sikap waspada yang penuh sukacita menyambut kedatangan-Nya.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus yang datang setiap hari dan sesering mungkin untuk mengajar kita yang merindukan Dia. Di sana Ia bersabda kepada kita dengan penuh kasih, membisikkan sabda-Nya laksana sebagai Sang Pencinta di teling kekasih-Nya.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau datang untuk menunjukkan kepada kami jalan menuju Bapa Surgawi. Engkau memberi kami harapan akan kehidupan abadi dengan sabda-Mu. Semoga kami mengenali kehadiran-Mu dan mendengarkan sabda-Mu. Berilah kami pengharapan yang penuh sukacita dan jaminan bahwa kami akan memandang-Mu dari muka ke Muka dan dipersatukan dengan Dikau bila Engkau datang dalam kemuliaan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.