Sabda Hidup: Kamis, 10 Desember 2015

Warna Liturgi Ungu

Bacaan

Yes 41:13-20, Mzm 145:9,10-11,12-13ab, Mat 11:11-15

Bacaan Injil: Mat 11:11-15.

11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. 12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. 13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes 14 dan jika kamu mau menerimanya ialah Elia yang akan datang itu. 15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

Renungan:

HARI-HARI ini kita membaca, mendengar dan melihat istilah pemufakatan jahat. Tulisan itu tidak lepas dari kasus besar yang masih disidangkan. Disinyalir ada keinginan mendapatkan saham dari perusahaan tertentu.

Di tengah usaha baik untuk menata sesuatu selalu ada saja pemufakatan jahat yang menginginkan keuntungan diri. Tanda-tanda seperti itu tampaknya berlangsung bertahun-tahun malah berabad-abad. Yesus pun mengatakan, ” Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya” (Mat 11:12).

Dunia baik selalu saja disertai oleh dunia jahat. Dan makin parahnya mereka yang berada dalam dunia jahat itu tetap merasa dirinya baik. Dibutuhkan doa dan puasa untuk pertobatan mereka yang seperti itu.

Kontemplasi:

Pejamkan matamu. Bayangkan dirimu berada dalam lingkaran persekongkolan jahat yang akan menyerongkan Kerajaan Allah. Lakukan sesuatu untuk lepas dari situasi tersebut.

Refleksi:

Bagaimana bertahan dalam kebaikan saat dirongrong kejahatan?

Doa:

Tuhan, dengan berkatMu, semoga aku mampu meluruskan hal-hal yang telah dibelokkan oleh pemufakatan-pemufakatan jahat. Amin.

Perutusan:

Aku akan berperan memberantas pemufakatan jahat. -nasp-

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.