Misteri Penderitaan dan Kemartiran

Senin, 28 Desember 2015
Pesta Para Kanak-Kanak Suci, Martir
1Yoh 1:5-2:2; Mzm 124:2-3,4-5,7b-8; Mat 2:13-18

Herodes menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu…

HARI ini adalah Pesta Kanak-Kanak Suci, Martir bagi Kanak-Kanak Yesus. Mereka mati demi Yesus Kristus sehingga menjadi martir pertama bagi-Nya. Sebetulnya, Herodes bermaksud membunuh Kanak-Kanak Yesus, namun tidak menemukan-Nya. Itulah sebabnya, ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

Mungkin kita bertanya, mengapa Allah tidak dapat mencegah kebengisan ini? Namun, tak seorang pun dapat menerangkan penderitaan, terutama penderitaan kanak-kanak suci itu, sebab penderitaan dan kemartiran itu suatu misteri iman. Tak seorang pun dapat memberikan keterangan yang memuaskan pengertian kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus yang menderita dan mati bagi kita. Ia memberian kepada kita sukacita rohani yang memampukan kita menanggung penderitaan dan kemartiran.

Tuhan Yesus Kristus, penderitaan dan kemartiran merupakan bagian dari siapa pun yang memilih untuk mengikuti Dikau dengan setia. Berdasarkan iman bahwa hanya melalui penderitaan dan kematian-Mu di kayu salib, maka keselamatan kami akan menang, kami percaya tak satu pun mahkota kehidupan tanpa salib. Penderitaan dan kematian-Mu telah memenangkan kehidupan abadi bagi kami. Berilah kami sukacita sejati yang memampukan kami menanggung penderitaan dan kemartiran kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.