Menyembah dengan Puasa dan Doa

Rabu, 30 Desember 2015
Oktaf Natal
1Yoh 2:12-17; Mzm 96:7-8a,8b-9,10; Luk 2″36-40

…Hanna tidak pernah meninggalkan Bait Allah, dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa..

DALAM Injil hari ini kita berjumpa dengan Hanna yang tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa kepada Allah. Apa yang dia harapkan? Ia mengharapkan surga dan hidup abadi sebagai kebahagiaannya.

Luar biasa istimewa bahwa pengharapannya bertumbuh dalam doa dan ketekunan. Ia seorang perempuan dengan pengharapan yang besar dan kerinduan bahwa Allah akan menggenapi semua janji-Nya. Ia adalah salah satu model hidup yang terus terjalin dengan Allah bagi kita semua.

Sesungguhnya, dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita belajar menyembah Yesus Kristus yang hadir dalam Sakramen Mahakudus seperti Hanna yang tidak pernah berhenti untuk menyembah Alah dalam iman dan doa dengan penuh pengharapan. Kita percaya kepada Allah dengan menempatkan kepercayaan kita pada janji-janji Yesus Kristus dan bertumpu bukan pada kekuatan kita sendiri, melainkan pada rahmat dan pertolongan Roh Kudus.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami tidak pernah berhenti berharap pada-Mu dan selalu mengandalkan janji-Mu. Perkembangkanlah kasih kami untuk tekun berdoa hingga kami tak pernah berhenti memuji, memuliakan dan menyembah Dikau, kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Leave a Reply

Your email address will not be published.