logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Sabtu, 25 Juli 2020

Selamat pagi ☕ “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” <Mat 20:20-28>

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 23 Juli 2020

Selamat pagi 🌻 “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar

Selengkapnya »

Yesus Kristus Adalah Putra Allah Yang Menjadi Manusia dan Tinggal di Antara Kita

Kamis, 31 Desember 2015
Oktaf Natal
1Yoh 2:18-21; Mzm 96:1-2,11-12,13; Yoh 1:1-18

… Pada mulanya adalah Firman. Firman itu ada bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih dan kebenaran….

PADA akhir tahun ini, kita membaca Injil Yohanes tentang Yesus Kristus sebagai Firman Allah yang menjadi daging (manusia) dan tinggal di antara kita, penuh kasih karunia dan kebenaran. St. Yohanes menggambarkan Yesus Kristus sebagai daya cipta Allah, pemberi hidup dan sabda penerang kehidupan yang datang ke dunia sebagai manusia.

Mengapa? Itu sesungguhnya karena Allah sedemikian mengasihi dunia ini, hingga Allah mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal seupaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh kehidupan kekal (Yoh 3:16). Maka, Yesus Kristus adalah sungguh-sungguh Putra Allah yang menjadi manusia dan saudara kita.

Yesus Kristus adalah Putra Allah yang menjadi daging (manusia). Dalam Yesus Kristus, Putra Allah menjadi manusia untuk menyempurnakan keselamatan bagi kita. Ia berkarya dengan tangan kemanusiaan. Ia berpikir dengan pikiran manusiawi. Ia bertindak dalam kehendak manusia dan dengan hati manusiawi Ia mengasihi. Ia sungguh-sungguh bagian dari kehidupan kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyembah Yesus Kristus, Putra Allah yang menjadi bagian dari kemanusiaan hingga kita dapat ambil bagian dalam keilahian-Nya. Dengan menyembah-Nya kita dipersatukan dengan Dia hingga Allah menjadi Bapa kita dan kita menjadi putri-putra-Nya.

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Putra Allah yang menjadi daging (manusia) untuk menyelamatkan kami. Bukalah hati kami untuk menerima hidup-Mu dan perkembangkanlah visi kami dengan fajar yang terbit hingga hidup kami dipenuhi dengan kemuliaan dan damai-Mu kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.