logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Selasa, 30 November 2021

“Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” <Mat 4:18-22> Setiap orang yang dibaptis khususnya, mempunyai tanggungjawab untuk menjadi murid-Nya

Selengkapnya »

Sabda Hidup: Sabtu, 16 April 2016

Hari Biasa Pekan III Paskah

warna liturgi Putih

Bacaan

Kis. 9:31-42; Mzm. 116:12-13,14-15,16-17; Yoh. 6:60-69. BcO Why. 3:1-22

Bacaan Injil: Yoh. 6:60-69.

60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” 61 Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: “Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? 62 Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? 63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. 64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. 65 Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” 66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. 67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” 68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; 69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”

Renungan:

SETELAH mendengar sabda Tuhan yang dirasa berat dan keras, orang-orang mulai mengundurkan diri. Mereka meninggalkan Yesus karena tidak kuat mendengarkan perkataanNya.

Suatu kali ada seorang peminta-minta datang ke tempat kerjaku. Sekali aku beri karena tidak tega melihat keadaannya. Setelah itu dia datang dan datang lagi. Pada kesempatan terakhir saya bilang kepada orang itu, “Maaf hari ini saya tidak memberimu, tapi bekerjalah di tempatmu dan kamu kugaji.” Setelah kejadian itu orang tadi tidak datang-datang lagi.

Sering kita temui orang-orang yang hanya ingin meminta dan kemudahan bagi dirinya. Mengamen lebih ringan dan dapat uang daripada bekerja sebagai tukang kebun. Mengemis lebih menghasilkan daripada jadi office boy. Orang ingin dengan kerja ringan dapat duit banyak. Ketika ditantang untuk sesuatu yang agak berat dan kontinyu maka mereka mundur. Maka rasanya sesekali kita pun perlu menantang keseriusan orang yang hanya cari enaknya saja.

Kontemplasi:

Bayangkan dirimu ketika memberikan tantangan kepada orang atau anak buahmu.

Refleksi:

Tulislah pengalamanmu menjaga konsistensi diri dalam menjalani hidup yang seringkali berat.

Doa:

Tuhan, semoga aku mempunyai keberanian untuk melakukan sesuatu yang berat karena namamu. Semoga aku tidak bermalas-malasan dan hanya mengharapkan belas kasih orang. Amin.

Perutusan:

Aku akan konsisten melangkah walau tantangan berat menghadangku. -nasp-

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.