logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Selasa, 30 November 2021

“Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” <Mat 4:18-22> Setiap orang yang dibaptis khususnya, mempunyai tanggungjawab untuk menjadi murid-Nya

Selengkapnya »

Yesus Kristus Gembala Baik Kita

Senin, 18 April 2016
Pekan Paskah IV
Kis 11:1-18; Mzm 42:2-3;43:3.4; Yoh 10:1-10

Yesus bersabda,  “… siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu, dan domba-domba mendengarkan suaranya; ia memanggil domba-dombanya, masing-masing menurut namanya, dan menuntunnya ke luar.”

DALAM Injil hari ini Yesus Kristus menggambarkan tentang gembala yang baik. Salah satu karakternya adalah bahwa ia memanggil domba-dombanya, masing-masing menurut namanya, dan menuntunnya ke luar (Yoh 10:3). Apa artinya? Memanggil nama masing-masing berarti memanggil nama seseorang dan itu menyentuh identitasnya yang terdalam, inti kedalaman dirinya.

Kita tahu, nama mencerminkan siapa kita, makna diri kita sebagai seorang pribadi. Sebagai manusia kita memang merupakan buah kasih orang tua kita, namun jiwa kita dibentuk secara langsung oleh Allah.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus yang mengenal kedalaman diri kita. Ia mengenal tak hanya nama kita, tetapi Ia mengenal pikiran, perasaan, mimpi dan ketakutan kita, bahkan keinginan-keinginan kita yang terdalam. Ini menjadi sumber damai sejahtera dan keyakinan kita dalam doa-doa kita.

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Gembala Yang Baik. Engkau sungguh mengetahui yang terjadi dalam hati kami. Engkau juga mengasihi kami. Engkau mengosongkan Diri-Mu yang penuh kemuliaan surgawi demi kami. Akan menjadi seperti apakah bila hidup kami tanpa Misa Suci, tanpa Ekaristi, tanpa Adorasi Ekaristi Abadi? Melalui semua itu, Engkau menawarkan hidup yang berkelimpahan bagi kami selama-lamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.