logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Perjalanan dari Egoisme dalam Adorasi Ekaristi

Selasa, 17 Mei 2016
Pekan Biasa VII
Yak 4:1-10; Mzm 55:7-8.9-10a.10b-11a.23; Mrk 9:30-37

Pada suatu hari Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang, sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia. Tetapi tiga hari setelah dibunuh, Ia akan bangkit.”

INJIL hari ini menyataka  kepada kita tentang Yesus yang berada dalam perjalanan bersama para murid-Nya secara diam-diam. Ia hendah mengarahkan perhatian dan hendak mengajar para murid tentang rahasia kehidupan-Nya yang terdalam dan terpenting.

Ia harus mati! Ia harus mempersiapkan tindakan final perutusan-Nya yakni menyempurnakan kasih-Nya dan pengorbanan-Nya pada salib. Yesus membicarakan pengorbanan hidup.

Namun betapa sulit bagi para murid-Nya untuk mendengarkan hal itu! Mereka masih membayangkan skenario kemenangan, kesembuhan, kekahalahan setan, dan kebungkaman para pelawan. Betapa jauh mimpi-mimpi mereka dari pesan Yesus!

Kita menyadari betapa kita pun memiliki keinginan dan kebutuhan yang sama. Dapatkah kita memurnikan diri kita dari mimpi kita dan dalam doa memahami kehendak-Nya serta rencana keselamtan-Nya bagi kita?

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi sementara kita menyembah Yesus Kristus kita ingin memahami kehendak-Nya sebaik mungkin. Memahami kehendak-Nya menuntut pengorbanan dengan tak memikirkan diri sendiri. Ia menuntut kita untuk berubah.

Tuhan Yesus Kristus kami percaya pada-Mu, yang menunggu kami dalam doa untuk membimbing kami, menunggu kami dalam Adorasi Ekaristi untuk menguatkan kehendak kami. Bebaskan kami dari egoisme diri kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.