logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Sabtu, 25 Juli 2020

Selamat pagi ☕ “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” <Mat 20:20-28>

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 23 Juli 2020

Selamat pagi 🌻 “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar

Selengkapnya »

Sabda Hidup: Kamis, 26 Mei 2016

Peringatan Wajib St. Filipus Neri

warna liturgi Putih

Bacaan

1Ptr. 2:2-5,9-12; Mzm. 100:2,3,4,5; Mrk. 10:46-52. BcO 2Kor. 11:7-29

Bacaan Injil: Mrk. 10:46-52.

46 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan. 47 Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” 48 Banyak orang menegornya supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” 49 Lalu Yesus berhenti dan berkata: “Panggillah dia!” Mereka memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya: “Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau.” 50 Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus. 51 Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!” 52 Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Renungan:

SUATU kali kami pergi ke tempat yang jauh untuk shooting. Ketika sampai di tempat itu aku merasa agak kecewa karena lokasinya tidak seperti yang aku bayangkan. Namun satu orang teman mengatakan, “Kita harus dapat gambar di sini, karena kita sudah jalan jauh.” ia pun turun ke sawah. Di kejauhan dia berteriak bahwa dari tempat dia bisa didapat gambar yang baik. Tanpa banyak pertanyaan kami pun langsung menuju ke tempatnya. Benar, kami mendapat gambar yang istimewa.

Bartimeus yakin bahwa ketika bertemu dengan Yesus ia akan mendapatkan sesuatu yang istimewa. Maka walau banyak orang menghalanginya ia tetap berteriak memanggil Yesus. Dan benar ketika bertemu denganNya ia memperoleh hal istimewa: matanya terbuka, ia tidak buta lagi.

Hal yang istimewa ada di sekitar kita. Ketika kita tidak menyerah untuk mencari kita akan menemukannya. Halangan akan selalu ada. Namun niat kita untuk menemukan yang istimewa akan menjaga langkah kita mengatasi halangan yang ada.

Kontemplasi:

Bayangkan dirimu sedang mengejar sesuatu. Kecewa, lelah dan harapan menghiasi pengejaranmu.

Refleksi:

Apa yang perlu dilakukan agar mendapatkan yang istimewa?

Doa:

Tuhan semoga semangat Bartimeus hidup dalam diriku. Semoga aku tidak lelah untuk selalu percaya bahwa dalam diriMu ada yang istimewa untukku. Amin.

Perutusan:

Aku tak akan lelah mengejar yang istimewa. -nasp-

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.