Mengimani Kristus dan Menyembah-Nya

Sabtu, 28 Mei 2016
Pekan Biasa VIII
Yud 1:20b-25; Mzm 63:2.3-4.5-6; Mrk 11:27-33

Mereka memperbincangkannya seraya berkata, “Jikalau kita katakan ‘Dari Allah,’ Ia akan berkata, ‘Kalau begitu, mengapakah kalian tidak percaya kepada-Nya?’ Tetapi masakan kita katakan ‘Dari manusia’.” Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi. Maka mereka menjawab Yesus, “Kami tidak tahu.” Maka kata Yesus kepada mereka, “Jika demikian, Aku pun takkan mengatakan kepada kalian, dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.”

BETAPA sering kita seperti para pemimpin orang Yahudi? Kita tahu kebenaran tentang Yesus Kristus, namun kita tidak mau percaya kepada-Nya. Kita tahu daya Ekaristi dan adorasi namun kita tidak menyambut dan menyembah-Nya.

Yesus Kristus sungguh hadir dalam Ekaristi dan memberikan tubuh dan darah-Nya demi keselamatan kita. Apakah kita bersungguh-sungguh menerima Sakramen Ekaristi dengan keinduan iman pada-Nya dan ingin mengubah hidup kita?

Kita juga tahu bahwa Yesus Kristus hadir siang dan malam dalam Adorasi Ekaristi Abadi namun kita tak datang menyembah-Nya. Kita tahu tapi tak mau menerima kebenaran itu.

Tuhan Yesus Kristus kami tahu kehendak-Mu bagi kami namun kami tak mau berjuang untuk melakukannya. Kadang kami terlalu cemas tentang prasangka dan perkataan orang lain tergahap kami. Kami takut menanggung risiko. Anugerahilah kami ketulusan dan kekuatan untuk selalu menerima dan mengikuti kehendak-Mu kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.