Menyambut dan Menyembah Tubuh dan Darah Kristus

Minggu, 29 Mei 2016
HR Tubuh dan Darah Kristus
Kej 14:18-20; Mzm 110:1.2.3.4; 1Kor 11:23-26; Luk 9:11b-17

Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu menengadah ke langit dan mengucap berkat, kemudian membagi-bagi roti itu dan memberikannya kepada para murid supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang.

HARI ini adalah Hari Raya Tubuh dan Darah Yesus Kristus. Dalam Ekaristi kita menyambut roti surgawi dari meja perjamuan Tuhan.

Tubuh dan Darah Terkudus Yesus Kristus sungguh merupakan tanda kehadiran Allah yang berkenan tinggal bersama kita hingga Ia mengubah roti dan anggur menjadi Diri-Nya (Tubuh dan Darah-Nya) dalam Ekaristi. Dengan menerima Ekaristi kita bersatu dengan Yesus Kristus yang membuat kita tinggal dalam Tubuh dan Darah-Nya.

Menurut St. Ignatius dari Antiokia (35-107), roti Ekaristi adalah roti yang menjadi obat kehidupan abadi. Ekaristi adalah makanan yang membuat kita hidup abadi dalam Yesus Kristus.

Sakramen Ekaristi adalah makanan rohani yang menyembuhkan jiwa dan raga kita. Ekaristi memberi kita kekuatan dalam perjalanan kita menuju surga.

Saat kita merayakan Ekaristi dan menyembah Dia dalam Adorasi Ekaristi apa yang kita harapkan? Pertama-tama kita ingin bersatu intim mesra dengan Kristus. Lalu kita mendambakan pengampunan, penyembuhan, penghiburan dan kedamaian jiwa kita.

Tuhan Yesus Kristus, kami mengandalkan Dikau sebab Dikau memiliki lebih banyak bagi kami lebih dari yang kami harapkan. Dengan menerima Ekaristi dan menyembah Dikau, semoga Dikau memampukan kami lebih berakar pada kasih-Mu dan menguatkan kami dalam berbuat kasih. Bantulah kami lapar akan roti kehidupan kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.