Kasih dan Kerahiman Radikal

Senin, 13 Juni 2016
Pekan Biasa XI
PW S. Antonius dari Padua, Imam dan Pujangga Gereja
1Raj 21:1-16; Mzm 5:2-3.5-6.7; Mat 5:38-42

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, “Kallian mendengar, bahwa dahulu disabdakan, ‘Mata ganti mata; gigi ganti gigi.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berilah pipi kirimu.”

DALAM bacaan Injil hari ini, kita menemukan kebaruan radikal Kerajaan Yesus Kristus. Itu ditandai oleh kasih dan kerahiman yang radikal. Yesus Kristus bersabda, “Kalian mendengar, bahwa dahulu disabdakan, ‘Mata ganti mata; gigi ganti gigi.’ Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Janganlah kalian melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Sebaliknya, bila orang menampar pipi kananmu, berilah pipi kirimu.”

Sabda itu baru dalam prinsip yang fundamental: belas kasih yang harus melampaui setiap orang yang memusuhi kita. Tak ada kata-kata yang lebih radikal dari itu. Yesus Kristus berani berbicara tentang itu semua karena Ia adalah Putra Allah. Ia menghidupi sabda itu sepenuhnya dalam kehidupan-Nya dengan membiarkan diri-Nya dipaku pada kayu salib oleh orang-orang yang memusuhi-Nya.

Yesus Kristus adalah wajah kerahiman Allah. Ia adalah wajah kerahiman Bapa. Kasih dan kerahiman harus memotivasi semua tindakan kita. Kita membaca pesan ini pada hari ini, besok dan lusa dalam satu kesatuan.

Dalam (Adorasi) Ekaristi (Abadi) kita menyembah Yesus Kristus yang menunjukkan wajah kerahiman Bapa. Di sana kita mohon pada-Nya untuk memiliki hati yang penuh kerahiman hingga kita mampu mengasihi mereka yang membenci dan menyakiti kita.

Tuhan Yesus Kristus, hanya belas kasih yang heroik yang mengalahkan kejahatan manusia demi mewartakan Injil. Bantulah kami bertumbuh dalam semangat agar semua orang diselamatkan dan mengenal Dikau dalam kehidupan mereka kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.