Apa itu panggilan?

Dalam bahasa Inggris, panggilan disebut “vocation”. Vocation berasal dari kata Latin “vocare” yang artinya “memanggil”. Tuhan memanggil kita semua untuk ambil bagian dalam pelayanan Kristiani, tetapi Tuhan memanggil sebagian dari kita untuk mengabdikan diri secara istimewa sebagai imam, biarawati dan anggota Ordo atau Tarekat Religius.

Ada suatu kisah menarik dalam Kitab Suci tentang seorang anak laki-laki bernama Samuel. Ia mendengar suara Tuhan memanggilnya di suatu malam. Karena tidak tahu apa yang harus diperbuatnya, Samuel mohon petunjuk dari seorang nabi yang telah lanjut usianya. Maka berkatalah nabi itu kepada Samuel, “Jika Tuhan memanggilmu lagi, kata-kanlah, ‘Berbicaralah Tuhan, hambamu mendengarkan.’”

Panggilan adalah salah satu cara untuk menjawab panggilan Tuhan. Panggilan berarti mengabdikan diri sepenuhnya untuk melayani Tuhan dan umat-Nya. Upahnya tidak seberapa, tetapi ganjarannya sungguh luar biasa. Coba bayangkan kepuasan yang Anda peroleh dari mengabdikan diri kepada Tuhan dengan berbuat baik kepada semua orang setiap hari! Adakah Tuhan memanggilmu untuk hidup membiara? Satu-satunya cara untuk mengetahui jawaban-Nya adalah dengan berdoa dan mohon petunjuk dari seorang imam atau biarawati. Layakkah engkau? Seseorang pernah mengatakan, jika Tuhan memanggilmu untuk menjadi seorang misionaris, jangan bersikeras mjd seorang raja. Sumber: P. Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com

 

Siapakah Malaikat Agung? Malaikat Agung adalah “penghulu atau pemimpin para malaikat” (Yudas 1:9; 1 Tes 4:16). Dari ketujuh Malaikat Agung, hanya ada tiga yang kita kenal namanya, yaitu Malaikat Agung St. Mikhael, St. Gabriel dan St. Rafael. Para Malaikat Agung mempunyai empat tugas utama:

– Memimpin pertempuran melawan setan.

– Menyelamatkan jiwa-jiwa orang beriman dari kuasa musuh, terutama pada saat kematiannya.

– Menjadi kemenangan bagi umat pilihan Tuhan, yaitu bangsa Israel dlm Perjanjian Lama dan umat Kristen dlm Perjanjian Baru.

– Membimbing jiwa-jiwa dari dunia dan membawanya ke pengadilan akhir.  Sumber: Catherine Fournier; Domestic Church Communications Ltd.; www.domestic-church.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.