Pergilah dan Perbanyaklah Berbuat Kasih!

“Time is money” begitulah pernah saya baca tulisan itu di suatu kantor. Pasti di satu sisi, tulisan itu mempunyai maksud dan niat baik sesuai konteksnya. Namun di sisi lain, bila tdk hati-hati, kita bisa mjd orang yg sangat tdk ramah krn jauh lebih mementingkan uang di atas segalanya. Selanjutnya, orang tak lagi punya waktu utk sesamanya bahkan tak punya hati lagi krn alasannya sibuk, sibuk dan sibuk utk bekerja; tdk mau bersosialisasi. Dlm Injil hari ini, Tuhan Yesus mengingatkan kita utk tdk mjd orang yg egois. Dua orang yg katanya sangat dekat dg Tuhan yaitu seorang Imam dan Lewi bahkan tak punya hati utk orang yg hampir mati! Sangat ironis! Ini juga peringatan kepada para imam dan biarawan/ti. Justru orang Samaria yg dimusuhi orang Yahudi malah punya waktu dan hati utk menolong orang yg hampir mati itu. Ia rela dan gembira melakukan semuanya. Bagi orang Samaria itu,  time is a grace for others (waktu adalah berkat bagi sesama). Apakah aku termasuk kelompok Imam dan Lewi yg tidak peduli krn menganggap org lain sering merepotkan dan merugikan? Ataukah aku seperti org Samaria yg baik dan tulus tanpa pamrih?***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.