Yesus Kristus Jantung Hati Kita

Jumat, 22 Juli 2016
Pekan Biasa XVI
PW S. Maria Magdalena
Kid 3:1-4a; Mzm 63:2.3-4.5-6.8-9; Yoh 20:1.11-18

Kata Yesus kepadanya, “Maria!”
Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani, “Rabuni!”, artinya Guru. Kata Yesus kepadanya, “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa. Tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Tuhanlah yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.

MARI kita bayangkan bahwa Yesus Ktistus adalah jantung hati kita seperti St. Maria Magdalena mengalaminya. Ia menggenapi Kidung Agung Salomo, “…. kutemukan jantung hatiku. Kupegang dia, dan tak kulepaskan lagi” (Bacaan I, Kid 3:1-4a).

Setelah Yesus wafat, betapa sedih Maria Magdalena harus berada di dekat makam-Nya dan menangis. Ia amat mengasihi-Nya. Tentang dia kita tahu, Yesus menyembuhkan jiwanya, Ia mengusir tujuh kuasa setan dari hatinya. Ia berdiri pada kaki salib Yesua bersama Bunda Maria dan Yohanes. Dialah yang membasuh kaki Yesus dengan air matanya dan kini air mata itu membasahi wajahnya.

Maka ketika ia menemukan Yesus hidup sesudah wafat dan bangkit, Maria Magdalena menemukan jantung hatinya. Itulah sebabnya ia mendekap-Nya dan tak ingin membiarkan-Nya pergi. Namun Yesus bersabda padanya, “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa. Tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.” Dialah orang pertama yang mewartakan kepada dunia bahwa Yesus Kristus telah bangkit dari maut.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus jantung hati kita seperti Maria Magdalena. Seperti dia juga kita tak pernah sendirian dalam derita kita. Apakah kita menjadi saksi atas pesan Tuhan di tengah duka dan penderitaan kita?

Tuhan Yesus Kristus, St. Maria Magdalena menemukan Dikau karena ia mencari Dikau. Ia juga pergi bersaksi bahw telah berjumpa dengan Dikau, Tuhan yang bangkit. Anugerahilah kami kasih seperti Maria Magdalena yang mengasihi-Mu kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.