“Tuhan, ajarlah kami berdoa!”

Pernah saya ditanya demikian: “Romo, doa apa yg cespleng agar permohonan saya dikabulkan Tuhan?” Saya geli mendengarnya karena tdk ada doa yg bisa dikategorikan cespleng dan tdk cespleng….hehehe…doa bukan jamu/obat utk penyakit tertentu. Sering kita mempraktikkan bhw doa mjd suatu cara utama utk mohon sesuatu kepada Tuhan. Kebanyakan orang menghayatinya demikian. Tentu itu bukan hal yg salah dan memalukan. Meski demikian, hendaknya kita ingat bhw doa pertama-tama bertujuan untuk membangun relasi-komunikasi yg makin akrab dg Tuhan. Dlm relasi itu, dibangun komunikasi dua arah: Tuhan bersabda dan kita mendengarkannya. Kita menyampaikan segala hal dan Tuhan menyambutnya. Kalau hari ini kita diajar berdoa Bapa kami, Tuhan Yesus mengajak kita utk masuk pada kedalaman dan keakraban komunikasi-relasi kasih personal yg sungguh luar biasa antara kita dan Tuhan. Bila kita sdh masuk dlm keakraban dg Tuhan, di situlah kita temukan makna cespleng yg sebenarnya yaitu doa itu akan menyatukan, mencerahkan, mengakrabkan dan menyemangati dlm hidup setiap hari. Jangan pernah jemu utk berdoa dan doakan doa-doa itu dg sepenuh hati; tidak justru hanya keluar dari bibir karena sudah hafal. Sudahkah aku berdoa hari ini dg benar? ***d2t

 

Don’t forget, please!

Jalan sehat dlm rangka ultah PGPM ke-52 akan diadakan hari Minggu, 14 Agt pk. 06.00 diawali dg senam. Mohon perhatian: Ekaristi hanya diadakan 2 kali yaitu Sabtu (13 Agt) dan Minggu sore (14 Agt). Ekaristi Minggu pagi & siang (14 Agt) pk. 05.30 & 07.30 ditiadakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.