Kaya di Hadapan Allah

Adakah yg salah dg kekayaan? Tdk bolehkah kita menjadi kaya? Apakah orang kaya itu berdosa dan celaka? Bisa jadi aneka pertanyaan tsb. akan muncul kalau kita mendengarkan Injil hari ini. Tentu menjadi orang kaya dan kekayaan bukanlah jahat atau terkutuk sepanjang kekayaan yg diperolehnya itu memang didaptakan dg cara yg benar dan halal. Injil hari ini mengajak kita utk waspada akan munculnya sikap egoistis krn kekayaan yg dimiliki seseorang. Ketika orang menjadi kaya materi, hendaklah ia ingat bahwa kekayaan itu tak akan menjaminnya utk hidup kekal. Selain itu, kekayaan hanyalah titipan dari Tuhan utk juga dipergunakan bagi karya sosial khususnya mereka yg miskin dan kurang beruntung. Sikap orang kaya dalam Injil sungguh adalah sikap yg tdk tepat krn ia menjadi egoistis dan menjadi budak kekayaan materi. Itulah yg oleh Pengkhotbah diserukan dengan suatu kesia-siaan. Sikap orang kaya spt itu justru menunjukkan bhw ia tidak kaya di hadapan Allah. Orang kaya adlh orang yg mau berbagi dg murah hati meski tdk kaya secara materi. Sudahkah aku kaya di hadapan Allah?***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.