Diberkati oleh Sabda Bahagia Kristus

Rabu, 7 September 2016
Pekan Biasa XXIII
1Kor 7:25-31;.Mzm 45:11-12.14-17; Luk 6:20-26

Yesus memandang murid-murid-Nya, lalu berkata, “Berbahagialah, hai kalian yang miskin, … yang kini kelaparan, … yang kini menangis, … yang demi Anak Manusia kalian dibenci, dikucilkan, dan dicela serta ditolak. Bersukacitalah dan bergembiralah …. Tetapi celakalah kalian, orang kaya, … yang kini kenyang, … yang kini tertawa, … jika semua orang memuji kalian…”

DALAM Injil hari ini, Yesus Kristus menyampaikan kepada kita tak hanya Sabda Bahagia, tetapi juga sabda perlawanannya. Sesungguhnya Ia meneguhkan kita untuk berjuang bagi nilai-nilai Kerajaan-Nya, melupakan kepentingan diri kita dan mencari terlebih dahulu Kerajaan Allah.

Sabda Yesus pada hari ini merupakan semacam tanda-tanda peringatan bagi kita. Ia mengundang kita untuk melakukan tindakan kasih yang memancar dari Allah bukan dari diri kita sendiri. Ia memanggil kita untuk merindukan kebahagiaan surgawi dan kekal dari pada kesenangan duniawi dan sesaat.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus yang menawarkan Sabda Bahagia-Nya bagi kita. Ia mengundang kita untuk menjadi umat yang diberkati dalam Kerajaan-Nya. Apakah mau diberkati oleh Sabda Bahagia-Nya atau sebaliknya mau menerima sabda celaka sebagai lawan Sabda Bahagia?

Tuhan Yesus Kristus, berilah kami sukacita karena mengalami kebahagiaan surgawi karena bersatu dengan Dikau di sini di dunia ini melalui adorasi. Bantulah kami menemukan kepenuhan dalam kasih-Mu, dengan menyerahkan hidup kami pada-Mu dan dalam pelayanan kepada sesama, terutama mereka yang miskin kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.