Menjumpai, Medengarkan dan Melaksanakan Sabda Yesus

Selasa, 20 September 2016
Pekan Biasa XXV
PW St. Andreas Kim Tae-gon, Imam, dan Paulus Chong Hasang CS, Martyrs

Ams 21:1-6.10-13; Mzm 119:1.27. 30.34.35.44; Luk 8:19-21

Pada suatu hari datanglah Ibu dan saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia. Tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak…. Yesus menjawab, “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya.”

ADA banyak orang – berkerumun – datang pada Yesus Kristus. Mereka datang pada-Nya dengan berbagai alasan. Ada yang butuh kesembuhan; ada yang penasaran; ada yang ingin mendengarkan sabda-Nya; ada yang karena mengasihi dan ingin mengikuti-Nya.

Ketika Ibu dan saudara-saudara-Nya hendak menjumpai-Nya, Injil hari ini menyatakan pada kita, “Mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak.” Apa artinya bagi kita? Memang tak selalu mudah untuk menjumpai-Nya meski kita berusaha mencari Yesus Kristus dengan maksud yang paling murni sekalipun. Ada banyak hambatan – internal msupun eksternal – sepanjang jalan, dan kita harus mengatasinya. Kita harus berusaha datang pada-Nya, mendengarkan dan melaksanakan sabda-Nya dengan setia.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi sementara kita bersembah sujud pada-Nya kita belajar tak hanya mencari Dia tetapi juga melakukan sabda-Nya. Tentu, Setan akan selslu memisahkan kita dari Dia dengan menaruh rasa takut dalam hati kita hingga kita tidak mau datang menyembah Dia. Apakah kita berusaha mengatasi hambatan untuk datang dan menyembah Dia?

Tuhan Yesus Kristus, kami ingin memandang wajah-Mu dalam setiap peristiwa dan kejadian hari ini. Bantulah kami mendengarkan sabda-Mu dan melakukannya. Singkirkan semua musuh dan sikap suam-suam kuku rohani kami hingga kami dapat mendengarkan dan melakukan sabda-Mu kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.