Sang Mesias Sejati

Jumat, 23 September 2016
Pekan Biasa XXV
Pkh 3:1-11;.Mzm 144:1-4; Luk 9:18-22

Pada suatu ketika Yesus sedang berdoa seorang diri. Maka datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. … Ia lalu berkata, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, oleh para imam kepala dan para ahli Taurat, lalu dibunuh, dan dibangkitkan pada hari ketiga.”

BAYANGKANLAH Yesus bertanya kepada setiap kita secara pribadi, “Menurut kamu siapakah Aku?” Bagaimana kita? Siapakah Yesus bagi kita? Sungguhkan Dia Mesias dan Penebus kita? Apakah kita mewartakan kebenaran ini pada sesama melalui cara kita hidup dan kata-kata yang kita ucapkan?

Mari kita mohon pada-Nya dalam meditasi dan refleksi agar Ia memberi kita kata-kata dan tindakan yang meyakinkan hingga orang lain mengenal Yesus sebagai Mesias dari Allah. Inilah pengakuan iman kita, bahwa Yesus adalah Mesias yang harus menderita sengsara dan ditolak para pemimpin, imam-imam kepala dan ahli Taurat, dan dibunuh namun bangkit pada hari ketiga.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus, Sang Mesias Sejati. Ia adalah Penyelamat dunia. Melalui sengsara dan wafat’Nya Ia telah menjadi solusi bagi setiap masalah kita.

Tuhan Yesus Kristus Engkau adalah Sang Mesias Sejati yang memberi kami segala yang baik. Kami membutuhkan Dikau, dan kami perlu berserah pada-Mu. Kami mengasihi-Mu dan menyerahkan diri kami sepenuhnya pada-Mu. Dengan menyembah-Mi kami tak akan Kau biarkan hancur. Terima kasih telah memberi kami Diri-Mu sendiri. Anugerahilah kami keberanian untuk bersaksi tentang Dikau sebagai Mesias sejati kami kini dan selamanya. Amin.

Sumber : www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.