logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Sabtu, 25 Juli 2020

Selamat pagi ☕ “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” <Mat 20:20-28>

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 23 Juli 2020

Selamat pagi 🌻 “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar

Selengkapnya »

Sabda Hidup: Rabu, 30 November 2016

Pesta St. Andreas Rasul

warna liturgi Merah

 

Bacaan

Rm. 10:9-18; Mzm. 19:2-3,4-5; Mat. 4:18-22. BcO 1Kor. 1:17-2:5

Bacaan Injil: Mat. 4:18-22.

18 Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. 19 Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” 20 Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. 21 Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka 22 dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

Renungan:

BEBERAPA hari yang lalu saya bertemu dengan peternak ikan. Bagi dia hal yang paling menyenangkan adalah kala harus memilih bibit ikan yang baik. Awalnya dulu butuh waktu lama untuk memilih beberapa ekor dari ribuan bibit yang ada. Sekarang dengan sekilas ia bisa menentukan pilihan bibit yang baik. Umumnya bibit yang terpilih benar-benar menjadi ikan unggulan.

Ketika sedang dalam perjalanan Yesus pun memilih orang-orang yang akan jadi murid-Nya. Ia mempunyai kemampuan menentukan siapa yang harus dipilih. Maka terpilihlah orang-orang tersebut. Mereka pun setia mengikuti Yesus ke mana pun Ia pergi.

Kadang kita pun harus memilih siapa yang hendak ikut bergabung bersama kita. Siapa yang akan menjadi tim kita. Sering karena ketidaktegaan kita maka kita menerima siapa saja yang mau bergabung. Namun saat-saat tertentu kita mesti memilih siapa yang mesti ikut dan tidak. Maka marilah kita belajar untuk bisa memilih dengan tepat dan tidak harus melukai yang tak terpilih. Pilihan kita menentukan langkah-langkah berikutnya.

Kontemplasi:

Pejamkan sejenak matamu. Hadirkan orang-orang di sekitar karyamu. Pilihlah di antara mereka sebagai anggota timmu.

Refleksi:

Bagaimana mengembangkan kemampuan supaya bisa memilih dengan baik?

Doa:

Tuhan, utuslah Roh-Mu untuk membantuku dalam memilih. Semoga dengan bantuan-Mu aku berani memilih dan pilihanku tidak salah. Amin.

Perutusan:

Aku akan mengasah kemampuanku dalam memilih. -nasp-

Sumber ; www.sesawi.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.