Masihkah sangsi kepada Yesus Sang Mesias?

Hari ini, kita merayakan minggu Adven III yg biasa disebut Minggu Gaudete (sukacita). Lilin berwarna pink di korona dinyalakan utk menunjukkan bhw semakin siaplah kita semua dlm menyambut kehadiran Sang Mesias, Yesus, Firman Allah yg menjadi daging (Verbum Dei caro factum est –Yoh 1:14). Maka, mulai tgl 17-24 Desember, kita memasuki Adven Natalis yg mengisahkan silsilah raja Daud, kelahiran Simson dan Yohanes Pembaptis, tokoh-tokoh iman seperti Zakharia, Elisabet, Bapa Yosef dan Bunda Maria. Mereka semua termasuk orang-orang yg ikut serta mempersiapkan hadirnya Mesias dg caranya yg sangat unik dan menarik. Tentu saja, bagi kita saat ini, kesiapan rohani adalah hal yg mutlak perlu di samping aneka macam persiapan lain utk merayakan Natal. Sudah sepantasnya dlm minggu Gaudete ini, kita pun semakin punya hati utk peduli kpd mereka yg tidak beruntung, mereka yg ada dlm beban berat, mereka yg KLMTD agar mereka pun mengalami sukacita dlm menyambut Natal. Yesus dlm Injil menjawab pertanyaan murid-murid Yohanes: “Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Berbahagialah orang yg tidak sangsi dan menolak Aku.” Sudahkah aku mewujudkan sukacita itu utk sesamaku? Semoga ajakan selama pendalaman Adven dg model AsIPA (Asian Integral Pastoral Approach) yg merekomendasikan suatu aksi nyata, tidak hanya menjadi teori indah belaka. Kiranya, minggu Gaudete menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjadikannya minggu berkat bagi mereka yg menderita dan berbeban berat. Semoga mereka pun akhirnya bersukacita krn kita tidak hanya omong ttp berbuat dan hadir menjadi berkat dg tindakan kasih yg nyata. Si vis gaudens, da tuum cor et amor! (bila engkau inginkan sukacita, berikanlah hati dan kasihmu!) Berkah Dalem.***d2tHari ini, kita merayakan minggu Adven III yg biasa disebut Minggu Gaudete (sukacita). Lilin berwarna pink di korona dinyalakan utk menunjukkan bhw semakin siaplah kita semua dlm menyambut kehadiran Sang Mesias, Yesus, Firman Allah yg menjadi daging (Verbum Dei caro factum est –Yoh 1:14). Maka, mulai tgl 17-24 Desember, kita memasuki Adven Natalis yg mengisahkan silsilah raja Daud, kelahiran Simson dan Yohanes Pembaptis, tokoh-tokoh iman seperti Zakharia, Elisabet, Bapa Yosef dan Bunda Maria. Mereka semua termasuk orang-orang yg ikut serta mempersiapkan hadirnya Mesias dg caranya yg sangat unik dan menarik. Tentu saja, bagi kita saat ini, kesiapan rohani adalah hal yg mutlak perlu di samping aneka macam persiapan lain utk merayakan Natal. Sudah sepantasnya dlm minggu Gaudete ini, kita pun semakin punya hati utk peduli kpd mereka yg tidak beruntung, mereka yg ada dlm beban berat, mereka yg KLMTD agar mereka pun mengalami sukacita dlm menyambut Natal. Yesus dlm Injil menjawab pertanyaan murid-murid Yohanes: “Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Berbahagialah orang yg tidak sangsi dan menolak Aku.” Sudahkah aku mewujudkan sukacita itu utk sesamaku? Semoga ajakan selama pendalaman Adven dg model AsIPA (Asian Integral Pastoral Approach) yg merekomendasikan suatu aksi nyata, tidak hanya menjadi teori indah belaka. Kiranya, minggu Gaudete menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjadikannya minggu berkat bagi mereka yg menderita dan berbeban berat. Semoga mereka pun akhirnya bersukacita krn kita tidak hanya omong ttp berbuat dan hadir menjadi berkat dg tindakan kasih yg nyata. Si vis gaudens, da tuum cor et amor! (bila engkau inginkan sukacita, berikanlah hati dan kasihmu!) Berkah Dalem.***d2t

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.