logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Misa Online

Senin-Sabtu 05.30 WIB
Minggu 08.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Puncta Sabtu, 25 Juli 2020

Selamat pagi ☕ “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” <Mat 20:20-28>

Selengkapnya »

Puncta Kamis, 23 Juli 2020

Selamat pagi 🌻 “Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar

Selengkapnya »

Natalan Wilayah Jangli, Sinterklas Hadir Hibur Semua Anak

Karang Panas, KOMSOS (10/01) – Minggu malam (05/01) merupakan puncak acara perayaan Natal bagi umat Wilayah Jangli. Sebelum malam perayaan natal diadakan jalan sehat, lomba-lomba dan aksi sosial dengan membagikan alat tulis ke anak-anak non katolik sebanyak 60 bingkisan.

Puncak perayaan Natal Umat Jangli diselenggarakan dengan cara yang unik dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain menghadirkan dua sosok Sinterklas menjadi daya tarik tersendiri bagi umat terutama anak-anak yang hadir, keunikan yang berbeda juga terlihat dari model tempat duduk yang terdapat satu meja dengan beberapa kursi dan berbentuk seperti café.

Kapel tampak penuh karena umat yang hadir sekitar 200 orang. Tampak hadir bapak Petrus Setyo Widodo selaku Lurah Karanganyar Gunung, yang ikut hadir dalam perayaan tersebut.

Yohanes Agus Ananta Putra atau yang biasa dipanggil Puput selaku ketua panitia menuturkan bahwa sinterklas memang sengaja diadakan untuk menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Sinterklas sudah hadir sejak lomba natal pada (15/12) berbarengan dengan aksi sosial. Dengan tema natal Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang, aksi sosial dikhususkan untuk anak-anak non katolik pada tingkat SD. Setelah pembagian bingkisan Natal, anak-anak non katolik pun juga diajak berfoto bersama sinterklas. Menariknya lagi, ketika salah satu panitia mengupload foto-foto pembagian bingkisan di facebook, salah satu guru ngaji berkomentar dengan mengucapkan terima kasih karena anak ngajinya boleh mendapat bingkisan.
Dalam malam puncak perayaan natal sinterklas yang dihadirkan ada dua. “Acara ini memang dibuat agar anak-anak senang, makanya kami menampilkannya, saat lomba dan aksi sosial hanya ada satu sinterklas, waktu perayaan kami buat dua, satu untuk photobooth, yang satunya lagi sebagai MC,” ungkap Puput. Dalam menghadirkan sinterklas, panitia pun berusaha untuk menyewa baju, namun dikarenakan harga sewa mahal akhirnya salah satu umat bersedia membuat kostum dengan dibiayai oleh Wilayah Jangli. “Pakaian didanai oleh kas wilayah dan menjadi inventaris wilayah,” ujar panitia.

Puput juga mengungkapkan bahwa pemasangan photobooth dan tempat duduk yang seperti café atau restoran dikonsep untuk menampilkan suasana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang tempat dudukya hanya menghadap ke panggung. “Selain itu pemilihan tempat duduk ini agar umat wilayah Jangli bisa saling sapa dan berbaur dengan yang lainnya,” kata Puput.

Banyak kesan yang hadir dalam perayaan natal umat Wilayah Jangli. Puput mengatakan meskipun acara ini banyak kendala seperti hujan, namun anak-anak tetap hadir dan terlibat. Mereka tetap senang bermain bersama sinterklas dan teman-temannya. “harapan saya semoga natal tetap memiliki kesan yang mendalam bagi semua orang apapun temanya,” kata Puput.

Kesan panitia lain, Rafael Suharyono selaku MC mengatakan bahwa natal tahun ini menjadikan umat lebih akrab antar satu sama lain sehingga tema natal tahun ini bisa tercapai.

Anggun