PAUS FRANSISKUS MENGUNDANG UMAT KATOLIK DI SELURUH DUNIA UNTUK MERAYAKAN PEKAN LAUDATO SI (16-24 Mei 2020)

Dalam peringatan 5 tahun terbitnya Ensiklik Laudato Si’, Paus Fransiskus merekam sebuah pesan video. Di dalamnya, beliau berbicara kepada umat Katolik di seluruh dunia. “Dunia macam apa yang ingin kita tinggalkan untuk mereka yang datang sesudah kita, anak-anak yang kini sedang dibesarkan ? (Laodato Si’ 160)”, tanya Paus Fransiskus dalam pesan videonya.

“Termotivasi oleh pertanyaan ini”, Bapa Suci mengatakan, “Saya ingin mengundang kalian untuk ikut serta dalam Pekan Laudato Si’ pada tanggal 16-24 Mei 2020. Pekan Laudato Si’ adalah kampanye global untuk memperingati 5 tahun Ensiklik Laudato Si’: tentang perawatan rumah kita bersama”.

Paus Fransiskus juga kembali menyerukan kemendesakan untuk menanggapi krisis ekologis: “Jeritan bumi dan jeritan kaum miskin tidak dapat berlanjut”, katanya. “Marilah kita merawat ciptaan, karunia Allah Sang Pencipta kita yang baik. Marilah kita merayakan Pekan Laudato Si bersama-sama”.

2020-03-09-Laudato-Si
2020-03-09-Laudato-Si

Pekan Laudato Si’ disponsori oleh Dikasteri untuk Mengembangkan Pembangunan Manusia Seutuhnya dan dimaksudkan untuk mendorong umat Katolik untuk semakin berani bertindak demi penciptaan selama prakarsa seminggu tersebut.

Untuk kalian yang tertarik bergabung dengan Paus Fransiskus dan ingin mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan Laudato Si’, kalian dapat menemukan saran yang tersedia di situs web Pekan Laudato Si’ (https://laudatosiweek.org/).

Sebagai bagian dari Pekan Laudato Si’ ini, umat diundang untuk meng-“klik” kumpulan pedoman yang berguna untuk merencanakan dan melaksanakan tindakan mereka serta menggunakan “template” materi promosi untuk membagikan berita tentang berbagai kegiatan dengan anggota-anggota mereka.

Peringatan 5 tahun Laudato Si’ bertepatan dengan peristiwa penting dalam perlombaan untuk menemukan solusi bagi krisis lingkungan.

2020-03-09-LaudatoSi2
2020-03-09-LaudatoSi2

Tahun ini adalah batas waktu bagi negara-negara untuk mengumumkan rencana mereka guna memenuhi tujuan kesepakatan iklim Paris.

Tahun 2020 juga akan diadakan konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tentang keanekaragaman hayati, yang di dalamnya umat manusia akan memiliki kesempatan untuk menetapkan target yang berarti untuk melindungi tempat dan spesies yang menopang segenap kehidupan.

ps
___