logo karangpanas

Gereja St. Athanasius Agung
Paroki Karangpanas

Jl. Dr. Wahidin 108 Semarang

Paroki KarangpanaS

Jadwal Misa

Harian:
Senin-Sabtu 05.30 WIB (online)
Mingguan:
Sabtu sore 17.30 WIB
Minggu pagi 1 06.00 WIB
Minggu pagi 2 08.30 WIB (online)
Minggu sore 17.30 WIB

Puncta

Puncta hari ini
Membaca adalah jiwa

Berita Paroki

Berita paroki Karangpanas terbaru

Warta Paroki

Warta Paroki Terbaru
Klik disini

Video Komsos

Subscribe channel YouTube Komsos Karangpanas

Kolekte

Link donasi dan kolekte
Klik disini

gereja lama

narahubung

(024) 8312595

+62 812-1620-3348

WARTA PAROKI

PUNCTA

Renungan Kecik Prapaskah | Jumat, 11-03-2022

Renungan Kecik Prapaskah
Jumat, 11-03-2022

Yeh 18:21-28
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati,
ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.
Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya. Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, maka ia pasti hidup, ia tidak akan mati.”

Mzm 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8
Ref: Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan?

Mat 5:20-26
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahan di atas mezbah
dan engkau teringat akan sesuatu
yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahan di depan mezbah itu, dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahan itu.
~~~
BEKAS ORANG BAIK DAN BENAR ATAU BEKAS ORANG FASIK DAN BERDOSA?
~~~
Mungkin kita pernah menjumpai orang yang senang menceritakan keberhasilannya, kehebatannya pada saat dahulu ia menjadi pejabat, pengurus, atau petugas atas sesuatu karya TETAPI tidak lupa ia juga mengutarakan penilaiannya yang buruk terhadap penggantinya; hal-hal yg dirasanya kurang baik semua dikatakannya.
Nah, tipe orang semacam ini ingin meninggikan dirinya tetapi dengan merendahkan sesamanya. Menurutku sih, orang seperti ini tidak lagi terlihat keberhasilan, kehebatan dan kebaikannya tetapi justru menjadi nyata keburukannya. Bekas orang baik.

Sabda Tuhan melalui Yehezkiel jelas, Tuhan tidak berkenan terhadap bekas orang baik tetapi sebaliknya Tuhan berkenan terhadap bekas orang jahat dan berdosa yg mau bertobat dan kembali pada-Nya [Yeh. 18:21-28].
~~
Yesus jg mengajarkan hal yang sama. Kelak dlm pengadilan terakhir yang diperhitungkan Allah bukanlah frekuensi dan kwantitas doa dan persembahan kita tetapi kemurahan hati yang tulus dan kemauan kita hidup berdamai dengan sesama bahkan dengan musuh kita [Mat. 5:20-26]
“Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahan di atas mezbah
dan engkau teringat akan sesuatu
yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahan di depan mezbah itu, dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahan itu.”

Ingat: Persembahan dan doa tidak dapat berjalan seiring dengan kemunafikan dan kejahatan kita.
~~
Shalom – Berkah Dalem
Salam seroja.