Renungan Kecik
Sabtu, 05-02-2022
PW St. Agata, Perawan dan Martir
1 Raj 3:4-13
Salomo memohon hati yang bijaksana, agar sanggup memerintah umat Allah.
Lalu Salomo memohon, “Berikanlah kepada hamba-Mu ini
hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?”
Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Jadi bersabdalah Allah kepada Salomo, “Sungguh, Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian,….”. Namun yang tidak kauminta pun akan Kuberikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di kalangan raja-raja.”
~~~
Mazmur Tanggapan
Mzm 119:9.10.11.12.13.14
R:12b
Ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.
~~~
Mrk 6:30-34
Mereka itu bagaikan domba-domba tak bergembala.
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak!”
~~~
Para sahabat ysk,
Di tengah kesibukan serta beratnya berbagai tanggungjawab dan tugas layak kita mengambil waktu untuk beristirahat. Itu pula ajakan Yesus untuk para murid-Nya. Maka istirahat itu merupakan kebutuhan yang penting. Tetapi perlu diingat, istirahat yang baik dan sehat serta berdaya bangun adalah istirahat bersama Kristus; bila perlu dalam doa dan keheningan. Bukan sekedar istirahat yg dipenuhi dengan pesta dan hura-hura bahkan “berkeliaran” tanpa juntrungan.
~~~
Istirahat bersama Kristus akan menenangkan pikiran dan hati, mengendapkan berbagai pergulatan dan pergolakan, menumbuhkan daya berbelaskasih dan kegembiraan melayani. Bahkan istirahat bersama Kristus berarti juga menimba kebijaksanaan untuk menimbang berbagai perkara [membedakan yang baik dan yg jahat].
~~~
Kebijaksanaan inilah yang dibutuhkan oleh Salomo karena ia sadar akan besarnya tanggungjawab yg mesti dia emban sebagai raja. Maka kebijaksanaan lah yang dimintanya dari Tuhan. Dan Tuhan sangat berkenan akan permohonan itu sehinga Tuhan bahkan memberikan banyak hal yg lain dengan gratis sebagai bonus [anugerah] untuk Salomo; yakni kekayaan dan kemuliaan [status dan kehormatan].
~~~
Para sahabatku, kita layak bertanya…
Selama ini istirahat macam apa yang lebih sering kita pilih? Nge-mall, nge-game, nge-rumpi, nge-gosip, nge-layap?
Atau, pernahkah kita memilih beristirahat dengan menyatukan diri dalam keheningan waktu dan keramahan alam semesta untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta?
~~~~
Sejauh ini apa yang paling sering kita minta kepada-Nya? Apakah kita lebih sering memperlakukan DIA sebagai kepala gudang untuk memenuhi segala keinginan kita?
Atau, seberapa sering kita memohon rahmat kebijaksanaan dan rahmat kegembiraan dari-Nya supaya kita semakin bijak dan berbelaskasih? [“Melihat orang banyak yang seperti domba tanpa gembala itu, maka tergeraklah hati Yesus oleh belaskasihan”].
~~~~
Yang terakhir, seberapa sering kita mensyukuri segala bonus cuma-cuma/gratis dari Tuhan untuk kita dan keluarga? [tercukupinya sandang pangan papan, biaya studi, atau bahkan masih ada dana rekreasi]
Seberapa sering kita berterimakasih atas lancarnya pekerjaan dan karier [“kemuliaan dan hormat”] ?
~~~
Mari luangkan waktu beristirahat bersama Yesus.
Shalom – Berkah Dalem