“Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.”(13 Februari 2015)

Markus (7:31-37) “Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara.” Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus, dan lewat Sidon pergi ke Danau Galilea, di tengah-tengah daerah Dekapolis. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang tuli dan gagap dan memohon supaya Yesus meletakkan tangan-Nya atas orang itu. Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka […]

“Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.”(12 Februari 2015)

Markus (7:24-30) “Anjing-anjing pun makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Galilea dan berangkat ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya. Tetapi, kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. Malah di situ ada seorang ibu, yang anak perempuannya kerasukan roh jahat. Begitu mendengar tentang Yesus. […]

“Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.”(11 Februari 2015)

Markus (7:14-23) Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, “Dengarkanlah Aku, dan camkanlah ini! Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia! Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya!” Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar! Sesudah itu Yesus masuk ke sebuah rumah untuk […]

“Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia”(10 Februari 2015)

Markus (7:1-13) “Kamu mengabaikan perintah Allah untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Pada suatu hari serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka melihat beberapa murid Yesus makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Sebab orang-orang Farisi – seperti orang-orang Yahudi lainnya – tidak makan tanpa membasuh […]

“Kemudian perempuan itu melayani mereka”(08 Februari 2015)

Markus (1:29-39) “Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit.”      Sekeluarnya dari rumah ibadat di Kapernaum, Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Yesus pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Yesus membangunkan dia, lalu lenyaplah […]

Katekismus Gereja Katolik tentang Hati Nurani

KGK 1778: Hati nurani adalah keputusan akal budi, di mana manusia mengerti apakah satu perbuatan konkret yang ia rencanakan, sedang dilaksanakan, atau sudah dilaksanakan, baik atau buruk secara moral. Dalam segala sesuatu yang ia katakan atau lakukan, manusia berkewajiban mengikuti dengan seksama apa yang ia tahu, bahwa itu benar dan tepat. Oleh keputusan hati nurani […]

Wartakanlah Injil dengan Sepenuh Hati!

Entah disadari atau tidak, dlm diri kita masing-masing bisa muncul keinginan utk dikagumi, dipuji, mjd tenar/populer. Hendaklah kita waspada spy tdk jatuh dlm arus mewartakan diri sendiri. Dlm Injil, Yesus semakin dikenal banyak orang di mana-mana; populer sbg penyembuh sehingga banyak org mencari-Nya utk disembuhkan dari segala penyakitnya. Yesus tdk pernah mencari popularitas. Apa yg […]

“Mereka itu bagaikan domba-domba tak bergembala.”(07 Februari 2015)

Markus (6:30-34) Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah sejenak!” Memang begitu banyaknya orang yang datang dan pergi, sehingga […]

“Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, kini bangkit lagi.”(06 Februari 2015)

Markus (6:14-29) Pada waktu itu Raja Herodes mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya memang sudah terkenal, dan orang mengatakan, “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati, dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.” Yang lain mengatakan, “Dia itu Elia!” Yang lain lagi mengatakan, “Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu.” Waktu […]